<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>antipemurtadan.wordpress.com - Lawan Pemurtadan! &#187; KRISTOLOGY</title>
	<atom:link href="http://antipemurtadan.wordpress.com/category/kristology/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://antipemurtadan.wordpress.com</link>
	<description>Media dan Informasi Perlawanan Terhadap Pemurtadan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 30 Dec 2009 09:56:37 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='antipemurtadan.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/e8ea75db963d7a2297a2191187580ae7?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>antipemurtadan.wordpress.com - Lawan Pemurtadan! &#187; KRISTOLOGY</title>
		<link>http://antipemurtadan.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://antipemurtadan.wordpress.com/osd.xml" title="antipemurtadan.wordpress.com &#8211; Lawan Pemurtadan!" />
		<item>
		<title>Benarkah Isa Itu Tuhan?</title>
		<link>http://antipemurtadan.wordpress.com/2009/12/30/benarkah-isa-itu-tuhan/</link>
		<comments>http://antipemurtadan.wordpress.com/2009/12/30/benarkah-isa-itu-tuhan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Dec 2009 09:09:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antimurtad</dc:creator>
				<category><![CDATA[KRISTOLOGY]]></category>
		<category><![CDATA[Benarkah Isa Itu Tuhan?]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antipemurtadan.wordpress.com/?p=1401</guid>
		<description><![CDATA[Keyakinan Isa adalah Tuhan (anak Tuhan) menjadi peyebab utama perbedaan Islam dengan Kristen. Perbedaanya sangat bertolak belakang, yakni 180 derajat. Demikian juga Yahudi meyakini Uzair anak Tuhan. Seperti itu juga yang terjadi dengan kaum Musyirikin yang menyekutukan Allah dengan berbagai berhala yang direka-reka oleh nenek moyang mereka.
Islam hanya mengenal dan mengakui konsep Tauhid, yakni mengesakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antipemurtadan.wordpress.com&blog=2532297&post=1401&subd=antipemurtadan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://antipemurtadan.files.wordpress.com/2009/12/church.jpg"><img class="size-full wp-image-1400 alignright" title="church" src="http://antipemurtadan.files.wordpress.com/2009/12/church.jpg?w=299&#038;h=223" alt="" width="299" height="223" /></a>Keyakinan Isa adalah Tuhan (anak Tuhan) menjadi peyebab utama perbedaan Islam dengan Kristen. Perbedaanya sangat bertolak belakang, yakni 180 derajat. Demikian juga Yahudi meyakini Uzair anak Tuhan. Seperti itu juga yang terjadi dengan kaum Musyirikin yang menyekutukan Allah dengan berbagai berhala yang direka-reka oleh nenek moyang mereka.</p>
<p>Islam hanya mengenal dan mengakui konsep Tauhid, yakni mengesakan Allah. Dan Allah bersih dari klaim berbagai tuhan yang mendampingi-Nya, baik dalam bentuk rububiyyah (penciptaan), uluhiyyah/ ubudiyyah (ketaatan pada sistem) maupun asma’ (nama-nama) dan sifat-sifat-Nya.<span id="more-1401"></span></p>
<p>قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ (1) اللَّهُ الصَّمَدُ (2) لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ (3) وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ (4)</p>
<p>Katakanlah:<em> &#8220;Dia-lah Allah, Yang Maha Esa (1) Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu (2) Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan (3)dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia (4)</em></p>
<p>Tentang keyakinan orang Yahudi dan Nasrani tersebut Allah membantahnya bahwa yang demikian itu tidak lebih dari ucapan kosong belaka yang tidak dapat dibuktikan secara faktual. Sebuah keyakinan yang diyakini turun temurun begitu saja tanpa dapat dicerna oleh akal sehat dan fitrah yang bersih. Sebuah keyakinan yang didasari ikut-ikutan pada orang-orang kafir sebelum mereka yang tidak berpegang pada wahyu Allah. Allah berfirman :</p>
<p>وَقَالَتِ الْيَهُودُ عُزَيْرٌ ابْنُ اللَّهِ وَقَالَتِ النَّصَارَى الْمَسِيحُ ابْنُ اللَّهِ ذَلِكَ قَوْلُهُمْ بِأَفْوَاهِهِمْ يُضَاهِئُونَ قَوْلَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ قَبْلُ قَاتَلَهُمُ اللَّهُ أَنَّى يُؤْفَكُونَ (30</p>
<p>Orang-orang Yahudi berkata: <em>&#8220;Uzair itu putera Allah&#8221; dan orang-orang Nasrani berkata: &#8220;Al Masih itu putera Allah.&#8221; Demikian itu hanya ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Allah melaknat mereka, bagaimana mereka sampai berpaling (dari ajaran Tauhid)?</em></p>
<p>Keyakinan dan presepsi yang diyakini turun temurun itu semakin mapan dan parah akibat mereka mengagumi dan mengkultuskan para tokoh agama (ulama) mereka (Ahbar dan Ruhban), sehingga menjadi berhala-berhala dan syuyukh dholal wa mudhillin (tokoh-tokoh sesat dan menyesatkan) yang disembah (lihat tulisan : Berhala Abad 21/ Nasehat Ulama). Penyebabnya tak lain adalah, para tokoh agama itu tidak mau komitmen penuh dengan wahyu apa adanya, atau dengan bahasa sekarang “kehilangan trust” terhadap wahyu Allah, Taurat dan Injil. Allah menjelaskan dalam surat At-taubah ayat 31 :</p>
<p>اتَّخَذُوا أَحْبَارَهُمْ وَرُهْبَانَهُمْ أَرْبَابًا مِنْ دُونِ اللَّهِ وَالْمَسِيحَ ابْنَ مَرْيَمَ وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا إِلَهًا وَاحِدًا لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ سُبْحَانَهُ عَمَّا يُشْرِكُونَ</p>
<p><em>Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah dan (juga mereka mempertuhankan) Al Masih putera Maryam, padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan yang Esa, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.</em></p>
<p>Ketika masyarakat bodoh dan tidak mau menuntut ilmu sehingga pemahaman agama hanya berdasarkan presepsi dan dugaan belaka, maka para tokoh-tokoh agama itu dengan mudah mengelabui mereka dan mengarang-ngarang wahyu seakan datang dari Allah, padahal hasil tulisan mereka sendiri. Allah membongkar kejahatan para tokoh agama itu dalam firman-Nya surat Al-baqarah : 77 – 79) :</p>
<p>أَوَلَا يَعْلَمُونَ أَنَّ اللَّهَ يَعْلَمُ مَا يُسِرُّونَ وَمَا يُعْلِنُونَ (77) وَمِنْهُمْ أُمِّيُّونَ لَا يَعْلَمُونَ الْكِتَابَ إِلَّا أَمَانِيَّ وَإِنْ هُمْ إِلَّا يَظُنُّونَ (78) فَوَيْلٌ لِلَّذِينَ يَكْتُبُونَ</p>
<p>لْكِتَابَ بِأَيْدِيهِمْ ثُمَّ يَقُولُونَ هَذَا مِنْ عِنْدِ اللَّهِ لِيَشْتَرُوا بِهِ ثَمَنًا قَلِيلًا فَوَيْلٌ لَهُمْ مِمَّا كَتَبَتْ أَيْدِيهِمْ وَوَيْلٌ لَهُمْ مِمَّا يَكْسِبُونَ (79)</p>
<p><em>Tidakkah mereka mengetahui bahwa Allah mengetahui segala yang mereka sembunyikan dan segala yang mereka nyatakan? (77) Dan diantara mereka ada yang ummiyyun (buta huruf), tidak mengetahui Al Kitab (Taurat), kecuali dongengan bohong belaka dan mereka hanya menduga-duga (78) Maka neraka wail-lah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya; &#8220;Ini dari Allah&#8221;, (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang mereka kerjakan.(79).</em></p>
<p>Prilaku pemuka agama Nasrani dan Yahudi itu semakin aneh dan tak masuk akal, sampai-sampai mereka menjelaskan pada umat bahwa mereka tidak akan masuk neraka kecuali hanya beberapa hari saja. Mereka begitu berani dan nekatnya demi meyakinkan para pengikut dan umat terhadap ajaran agama yang kebanyakannya mereka karang sendiri. Allah menjelaskan dalam surat Al-baqarah ayat 80 – 81 :</p>
<p>وَقَالُوا لَنْ تَمَسَّنَا النَّارُ إِلَّا أَيَّامًا مَعْدُودَةً قُلْ أَتَّخَذْتُمْ عِنْدَ اللَّهِ عَهْدًا فَلَنْ يُخْلِفَ اللَّهُ عَهْدَهُ أَمْ تَقُولُونَ عَلَى اللَّهِ مَا لَا تَعْلَمُونَ (80) بَلَى مَنْ كَسَبَ سَيِّئَةً وَأَحَاطَتْ بِهِ خَطِيئَتُهُ فَأُولَئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ (81)</p>
<p><em>Dan mereka berkata: &#8220;Kami sekali-kali tidak akan disentuh oleh api neraka, kecuali selama beberapa hari saja.&#8221; Katakanlah: &#8220;Sudahkah kamu menerima janji dari Allah sehingga Allah tidak akan memungkiri janji-Nya, ataukah kamu hanya mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui?&#8221;(80) (Bukan demikian), yang benar: barangsiapa berbuat dosa dan ia telah dibalut oleh dosanya, mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.(81).</em></p>
<p>Berbagai klaim pemuka agama yahudi dan Nasrani mampu meyihir umat mereka sehingga mereka percaya begitu saja tanpa mau merujuk kepada Taurat dan Injil yang sesungguhnya. Saat umat mereka tidak mau bersusah payah menghidupkan tradisi ilmu dan lebih memilih berfikir instan dan mengandalkan nasib pemahaman agama kepada para pemuka agama sambil meninggalkan Kitabullah, di saat itulah para pemuka agama tersebut dengan leluasa mengarang ajaran agama sesuai syahwat dan persepsi mereka belaka. Mereka berani mengklaim bukan hanya Uzair dan Isa saja anak Allah, akan tetapi mereka (Yahudi dan Nasrani) itu juga anak Allah. Allah menjelaskan dalam surat Al-Maidah ayat 18 – 19 :</p>
<p>وَقَالَتِ الْيَهُودُ وَالنَّصَارَى نَحْنُ أَبْنَاءُ اللَّهِ وَأَحِبَّاؤُهُ قُلْ فَلِمَ يُعَذِّبُكُمْ بِذُنُوبِكُمْ بَلْ أَنْتُمْ بَشَرٌ مِمَّنْ خَلَقَ يَغْفِرُ لِمَنْ يَشَاءُ وَيُعَذِّبُ مَنْ يَشَاءُ وَلِلَّهِ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا وَإِلَيْهِ الْمَصِيرُ (18) يَا أَهْلَ الْكِتَابِ قَدْ جَاءَكُمْ رَسُولُنَا يُبَيِّنُ لَكُمْ عَلَى فَتْرَةٍ مِنَ الرُّسُلِ أَنْ تَقُولُوا مَا جَاءَنَا مِنْ بَشِيرٍ وَلَا نَذِيرٍ فَقَدْ جَاءَكُمْ بَشِيرٌ وَنَذِيرٌ وَاللَّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ (19)</p>
<p>Orang-orang Yahudi dan Nasrani mengatakan:<em> &#8220;Kami ini adalah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya.&#8221; Katakanlah: &#8220;Maka mengapa Allah menyiksa kamu karena dosa-dosamu?&#8221; (Kamu bukanlah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya), tetapi kamu adalah manusia(biasa) diantara orang-orang yang diciptakan-Nya. Dia mengampuni bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Kepunyaan Allah-lah kerajaan antara keduanya. Dan kepada Allah-lah kembali (segala sesuatu). (18) Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepada kamu Rasul Kami (Muhammad Saw), menjelaskan (syari&#8217;at Kami) kepadamu ketika terputus (pengiriman) rasul-rasul agar kamu tidak mengatakan: &#8220;Tidak ada datang kepada kami baik seorang pembawa berita gembira maupun seorang pemberi peringatan.&#8221; Sesungguhnya telah datang kepadamu pembawa berita gembira dan pemberi peringatan. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.(19)</em></p>
<p>Begitulah prilaku para pemuka agama di kalangan Yahudi dan Nasrani. Mereka sangat leluasa mengarang ajaran agama dengan cara; mencampur adukkan al-haq (kebenaran) dengan al-bathil (kebatilan), menyembunyikan al-haq (QS.2 : 42 dan 3 : 71), menyimpangkan ayat dari pengertian yang sebenarnya (QS.4 : 46 dan 5 : 13 dan 41), pandai menyuruh umat berbuat baik, namun diri mereka melupakannya (QS. 2 : 44) dan lain sebagainya.</p>
<p>Al-Qur’an sebagai Kitab Allah yang terakhir diturunkan untuk umat manusia, tentunya mencakup kaum Ahlil Kitab (Yahudi dan Nasrani), membongkar motivasi para tokoh agama Yahudi dan Nasrani berbuat senekat itu. Motivasi utamanya ternyata adalah kepentingan dunia berupa harta dan menumpuk tabungan (uang). Allah memperingatkan umat Nabi Muhammad agar para tokoh agamanya (ulamanya) tidak berprilaku seperti itu, seperti yang dijelasakan dalam surat Attaubah ayat 34 -35</p>
<p>يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِنَّ كَثِيرًا مِنَ الْأَحْبَارِ وَالرُّهْبَانِ لَيَأْكُلُونَ أَمْوَالَ النَّاسِ بِالْبَاطِلِ وَيَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ وَالَّذِينَ يَكْنِزُونَ الذَّهَبَ وَالْفِضَّةَ وَلَا يُنْفِقُونَهَا فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَبَشِّرْهُمْ بِعَذَابٍ أَلِيمٍ (34) يَوْمَ يُحْمَى عَلَيْهَا فِي نَارِ جَهَنَّمَ فَتُكْوَى بِهَا جِبَاهُهُمْ وَجُنُوبُهُمْ وَظُهُورُهُمْ هَذَا مَا كَنَزْتُمْ لِأَنْفُسِكُمْ فَذُوقُوا مَا كُنْتُمْ تَكْنِزُونَ (35)</p>
<p><em>Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya sebahagian besar dari orang-orang alim Yahudi dan rahib-rahib Nasrani benar-benar memakan harta orang dengan jalan batil dan mereka menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah. Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih,(34) pada hari dipanaskan emas perak itu dalam neraka jahannam, lalu dibakar dengannya dahi mereka, lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan) kepada mereka: &#8220;Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu.&#8221;(35)</em></p>
<p>Sebuah fenomena yang menarik dan aneh bahwa berbagai ajaran menyimpang yang dikembangkan para pemuka agama Yahudi dan Nasrani tersebut telah membentuk karakter bangsa Yahudi dan Nasrani menjadi bangsa yang suka mengingkari janji, kafir pada ayat-ayat Allah, termasuk pada Al-Qur’an, membunuh para Nabi, sikap keras kepala, menuduh Maryam dengan tuduhan palsu, mengkalim berhasil membunuh Isa, berbuat berbagai kezaliman di muka bumi, menghalangi manusia dari jalan Allah, suka makan riba dan memakan harta manusia dengan jalan yang bathil, kecuali mereka yang mendalam ilmumnya tetang Taurat dan Injil seperti Waraqah Bin Naufal dan sebagainya. (QS. 4 : 155 – 162)</p>
<p>Membunuh para Nabi dan memerangi mereka, termasuk Nabi Muhammad dan para pengikutnya, tentulah perbuatan yang amat tercela dan bahkan merupakan tindakan terorisme yang tidak dibenarkan sama sekali oleh Allah Ta’ala. Sikap itu pula yang sekarang dipertontonkan oleh kaum yahudi di Palestina dan Nasrani di Irak dan Afghanistan. Sebab itu, tidak heran jika mereka selalu melancarkan serangan dan peperangan terhadap umat Nabi Muhammad sepanjang masa. Para Nabi saja mereka perangi dan bunuh, apalagi umat Nabi Muhammad Saw? Allah menjelaskan dalam surat Al-Baqarah ayat 120 :</p>
<p>وَلَنْ تَرْضَى عَنْكَ الْيَهُودُ وَلَا النَّصَارَى حَتَّى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ قُلْ إِنَّ هُدَى اللَّهِ هُوَ الْهُدَى وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَاءَهُمْ بَعْدَ الَّذِي جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ مَا لَكَ مِنَ اللَّهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلَا نَصِيرٍ</p>
<p><em>Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: &#8220;Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)&#8221;. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.</em></p>
<p>Memperhatikan prilaku dan ajaran kaum Ahlul Kitab yang sangat menyimpang itu, termasuk umat Nasrani sepanjang masa, khususnya terkait tentang ketuhanan, ibadah, mu’amalah dan sebagainya timbul beberapa pertanyaan mendasar : Apa benar yang demikian itu ajaran tuhan Isa? Kalau benar, apakah pantas Isa menjadi tuhan yang penuh kebencian dan kebengisan? Mana kasih sayang yang dikalim itu? Kok Tuhan malah dibunuh? Dan banyak lagi pertanyaan lain yang mendasar.</p>
<p>Sesungguhnya Isa tidak pantas jadi tuhan hanya karena ia lahir tanpa bapak. Kalau Isa lahir tanpa bapak sudah pantas jadi tuhan, maka Adam lebih berhak jadi tuhan karena lahir tanpa ibu dan bapak seperti yang dijelaskan Allah dalam surat Ali Imran, ayat 59 :</p>
<p>إِنَّ مَثَلَ عِيسَى عِنْدَ اللَّهِ كَمَثَلِ آَدَمَ خَلَقَهُ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ قَالَ لَهُ كُنْ فَيَكُونُ</p>
<p><em>Sesungguhnya perumpamaan Isa di sisi Allah sama seperti Adam. Dia menciptakannya (Adam) dari tanah, kemudian Dia berkata padanya : jadilah! Maka jadilah ia.</em></p>
<p>Jadi, kalau Isa bukan tuhan dan dia hanyalah seorang Nabi sebagaimana nabi-nabi Allah yang lain, termasuk nabi terakhir Muhammad Saw. timbul pertanyaan : Ajaran trinitas yang menyekutukan Allah itu ajaran siapa sebenarnya? Apakah ajarn Isa, atau hanya rekaan para tokoh agama saja? Allah menjawabnya dalam surat Al-maidah ayat 116 – 188 berikut :</p>
<p>وَإِذْ قَالَ اللَّهُ يَا عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ أَأَنْتَ قُلْتَ لِلنَّاسِ اتَّخِذُونِي وَأُمِّيَ إِلَهَيْنِ مِنْ دُونِ اللَّهِ قَالَ سُبْحَانَكَ مَا يَكُونُ لِي أَنْ أَقُولَ مَا لَيْسَ لِي بِحَقٍّ إِنْ كُنْتُ قُلْتُهُ فَقَدْ عَلِمْتَهُ تَعْلَمُ مَا فِي نَفْسِي وَلَا أَعْلَمُ مَا فِي نَفْسِكَ إِنَّكَ أَنْتَ عَلَّامُ الْغُيُوبِ (116) مَا قُلْتُ لَهُمْ إِلَّا مَا أَمَرْتَنِي بِهِ أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ رَبِّي وَرَبَّكُمْ وَكُنْتُ عَلَيْهِمْ شَهِيدًا مَا دُمْتُ فِيهِمْ فَلَمَّا تَوَفَّيْتَنِي كُنْتَ أَنْتَ الرَّقِيبَ عَلَيْهِمْ وَأَنْتَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدٌ (117) إِنْ تُعَذِّبْهُمْ فَإِنَّهُمْ عِبَادُكَ وَإِنْ تَغْفِرْ لَهُمْ فَإِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ (118)</p>
<p><em>Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: &#8220;Hai Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: &#8220;Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?.&#8221; Isa menjawab: &#8220;Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakan maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib-ghaib.&#8221;(116) Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakan)nya yaitu: &#8220;Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu&#8221;, dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di antara mereka. Maka setelah Engkau wafatkan aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu.(117) Jika Engkau menyiksa mereka, maka sesungguhnya mereka adalah hamba-hamba Engkau, dan jika Engkau mengampuni mereka, maka sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.(118).</em></p>
<p>Berdasarkan analisah di atas, kita dapat menyimpulan bahwa Isa itu bukan tuhan. Dia adalah salah seorang Nabi Allah yang membawa ajaran Tauhid, sama dengan ajaran tauhid Nabi Muhammad Saw, yang sama-sama meneruskan ajaran Tauhid bapak/moyang mereka Ibrahim alaihissalam.</p>
<p>Kalau demikian halnya, agama Islam dan Kristen (Nasrani) &#8211; termasuk juga Yahudi dan musyrikin lainya &#8211; tidaklah sama. Islam berdasarkan Tauhid, sedangkan agama yang lainnya berdasarkan syirik. Maka, hati-hatilah wahai kaum Muslimin dalam menerima undangan menyambut tahun baru dan hari natal… <em>Wallahul Muwaffiq wal Hadi ila sawa-issabiil…</em></p>
<p><em>(era/</em>Fathuddin Ja’far<em>)<br />
</em></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/antipemurtadan.wordpress.com/1401/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/antipemurtadan.wordpress.com/1401/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/antipemurtadan.wordpress.com/1401/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/antipemurtadan.wordpress.com/1401/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/antipemurtadan.wordpress.com/1401/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/antipemurtadan.wordpress.com/1401/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/antipemurtadan.wordpress.com/1401/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/antipemurtadan.wordpress.com/1401/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/antipemurtadan.wordpress.com/1401/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/antipemurtadan.wordpress.com/1401/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antipemurtadan.wordpress.com&blog=2532297&post=1401&subd=antipemurtadan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antipemurtadan.wordpress.com/2009/12/30/benarkah-isa-itu-tuhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8990f008c25e98358bb39798afa8fdd3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">antimurtad</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://antipemurtadan.files.wordpress.com/2009/12/church.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">church</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SEJARAH NATAL</title>
		<link>http://antipemurtadan.wordpress.com/2009/12/21/sejarah-natal/</link>
		<comments>http://antipemurtadan.wordpress.com/2009/12/21/sejarah-natal/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Dec 2009 04:27:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antimurtad</dc:creator>
				<category><![CDATA[KRISTOLOGY]]></category>
		<category><![CDATA[SEJARAH NATAL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antipemurtadan.wordpress.com/?p=1387</guid>
		<description><![CDATA[ SEJARAH      NATAL
 
Kata      Natal berasal dari bahasa Latin yang berarti lahir. Secara istilah Natal      berarti upacara yang dilakukan oleh orang Kristen untuk memperingatri hari      kelahiran Isa Al Masih- yang mereka sebut Tuhan Yesus.
Peringatan Natal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antipemurtadan.wordpress.com&blog=2532297&post=1387&subd=antipemurtadan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong> <a href="http://antipemurtadan.files.wordpress.com/2009/12/wanita4.jpg"><img class="size-full wp-image-1388 alignright" title="wanita4" src="http://antipemurtadan.files.wordpress.com/2009/12/wanita4.jpg?w=256&#038;h=222" alt="" width="256" height="222" /></a>SEJARAH      NATAL</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Kata      Natal berasal dari bahasa Latin yang berarti lahir. Secara istilah Natal      berarti upacara yang dilakukan oleh orang Kristen untuk memperingatri hari      kelahiran Isa Al Masih- yang mereka sebut Tuhan Yesus.</p>
<p>Peringatan Natal baru tercetus antara tahun 325-354 oleh Paus Liberius, yang      ditetapkan tanggal 25 Desember, sekaligus menjadi momentum penyembahan Dewa      Matahari, yang kadang juga diperingati pada tanggal 6 Januari, 18 Oktober,      28 April atau 18 Mei. <span style="color:#ff0000;">Oleh Kaisar Konstantin, tanggal 25 Desember tersebut      akhirnya disahkan sebagai kelahiran Yesus (Natal). </span></p>
<p><strong>Kelahiran      Yesus Menurut Bibel<span id="more-1387"></span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Untuk      menyibak tabir Natal pada tanggal 25 Desember yang diyakini sebagai Hari      Kelahiran Yesus, marilah kita simak apa yang diberitakan oleh Bibel tentang      kelahiran Yesus sebagaimana dalam Lukas 2:1-8 dan Matius 2:1,10,11 (Markus      dan Yohanes tidak menuliskan kisah kelahiran Yesus).</p>
<p>Lukas 2:1-8:</p>
<p><em> ”Pada waktu itu Kaisar Agustus mengeluarkan suatu perintah, menyuruh      mendaftarkan semua orang di seluruh dunia.</em></p>
<p><em> Inilah pendaftaran yang pertama kali diadakan sewaktu Kirenius menjadi wali      negeri di Siria.      Maka      pergilah semua orang mendaftarkan diri, masing-masing di kotanya sendiri.</em></p>
<p><em> Demikian juga Yusuf pergi dari kota Nazaret di Galelilea ke Yudea, ke kota      Daud yang bernama Betlehem, karena ia berasal dari keluarga dan keturunan      Daud- supaya didaftarkan bersama dengan Maria, tunangannya yang sedang      mengandung.</em></p>
<p><em> Ketika mereka disitu tibalah waktunya bagi Maria untuk bersalin dan ia      melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya      dengan lapin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat      bagi mereka dirumah penginapan.</em></p>
<p><em> Didaerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjanga kawanan      ternak mereka pada waktu malam.”</em></p>
<p>Jadi, menuru      Bibel, Yesus lahir pada masa kekuasaan Kaisar Agustus yang saat itu yang      sedang melaksanakan sensus penduduk (7M=579 Romawi).  Yusuf, tunangan Maryam      ibu Yesus berasaldari Betlehem, maka mereka bertiga ke sana, dan lahirlah      Yesus di Betlehem, anak sulung Maria. Maria membungkusnya dengan kain lampan      dan membaringkannya dalam palungan (tempat makan sapi, domba yang terbuat      dari kayu). Peristiwa itu terjadi pada malam hari dimana gembala sedang      menjaga kawanan ternak mereka di padang rumput.</p>
<p>Menurut       Matius 2:1, 10, 11</p>
<p><em> Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman Herodus,      datanglah orang-orang Majus dari Timur ke Yerusalem. Ketika  mereka melihat      bintang itu, sangat bersuka citalah mereka. Maka masukalah mereka kedalam      rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibunya.</em></p>
<p>Jadi menurut Matius, Yesus lahir dalam masa pemerintahan raja      Herodus yang disebut Herodus Agung yang memerintah tahun 37 SM- 4 M (749      Romawi), ditandai dengan bintang-bintang yang terlihat oleh orang-orang      Majusi dari Timur.</p>
<p>Cukup jelas      pertentangan kedua Injil tersebut (Lukas 2:1-8 dan Matius 2:1, 10, 11) dalam      menjelaskan kelahiran Yesus. Namun begitu keduanya menolak kelahiran Yesus      tanggal 25 Desember. Penggambaran kelahiran yang ditandai dengn      bintang-bintang di langit dan gembala yang sedang menjaga kawanan domba yang      dilepas bebas di padang rumput beratapkan langit dengan bintang-bintangnya      yang gemerlapan, menunjukkan kondisi musim panas sehingga gembala berdiam di      padang rumput dengan domba-domba mereka pada malam hari untuk menghindari      sengatan matahari. Sebab jelas 25 Desember adalah musim dingin. Sedang suhu      udara di kawasan Palestina pada bulan Desember itu sangat rendah sehingga      salju merupakan hal yang tidak mustahil.</p>
<p>Bagi yang      memiliki wawasan luas, hati terbuka dan lapang dalam mencari kebenaran,      kitab suci Al-Quran telah memberikan jawaban tentang kelahiran Yesus (Isa      alaihssalam).</p>
<p><em>”Maka      rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia (Maryam) bersandar pada pangkal      pohon kurma, ia berkata: ”Aduhai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan      aku menjadi sesuatu yang tidak berarti, lagi dilupakan”. Maka Jibril      menyerunya dari tempat yang rendah. ”Janganlah kamu bersedih hati,      sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai dibawahmu (untuk minum).      Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu kearahmu, niscaya pohon itu akan      menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu” </em></p>
<p><em>(Surat      Maryam\19: 23-25)</em></p>
<p>Jadi menurut      Al Quran Yesus dilahirkan pada musim panas disaat pohon-pohon kurma berbuah      dengan lebatnya. Untuk itu perlu kita cermati pendapat sarjana Kristen Dr.      Arthus S. Peak, dalam <em>Commentary on the Bible </em>– seperti dikutip buku     <em>Bible dalam Timbangan</em> oleh Soleh A. Nahdi (hal 23): Yesus lahir dalam      bulan Elul (bulan Yahudi), bersamaan dengan bulan Agustus-September.</p>
<p>Sementara      itu Uskup Barns dalam <em>Rise of Christianity </em>– seperti juga dikutip      oleh Soleh A. Nahdi berpendapat sebagai berikut:</p>
<p>”Kepercayaan, bahwa 25 Desember adalah hari lahir Yesus yang pasti tidak ada      buktinya. Kalau kita percaya cerita Lukas tentang hari lahir itu dimana      gembala-gembala waktu malam menjaga di padang di dekat Betlehem, maka hari      lahir Yesus tentu tidak di musim dingin di saat suhu di negeri pegunungan      Yudea amat rendah sekali sehingga salju merupakan hal yang tidak mustahil.      Setelah terjadi banyak perbantahan tampaknya hari lahir tersebut diterima      penetapannya kira-kira tahun 300 Masehi”</p>
<p><strong>Pada      Tahun Berapa Yesus Lahir?</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Umat Kristen      beranggapan bahwa Yesus dilahirkan pada tahun 1, karena penanggalan Masehi      yang dirancang oleh Dionysius justru dibuat dan disesuaikan dengan tahun      kelahiran Yesus. Namun Injil Lukas 2:1 (telah dikutip sebelumnya) menyatakan      Yesus lahir dalam masa pemerintahan Kaisar Agustus jadi antara tahun 27      Sebelum Maseh-14 Sesudah Masehi. Sedangkan Matius: 2:1 (Juga telah dikutip)      menyatakan Yesus lahir dalam masa pemerintahan raja Herodes Agung: tahun 37      Sebelum Masehi-4 Sesudah Masehi.</p>
<p>Ternyata      antara pemahaman yang beredar di kalangan umat Kristen tentang kelahiran      Yesus dengan berita yang disampaikan oleh Injil, Lukas maupun Matius,      tidaklah menunjukkan suatu kepastian, sehingga ilmuwan-ilmuwan mereka ada      yang menyatakan Yesus lahir tahun 8 Sebelum Masehi, tahun 6 Sebelum Masehi,      tahun 4 sesudah Masehi. Antara lain  di kutip dari buku tulisan Rev. Dr.      Charles Francis Petter, MA. . B.D., S.T.M. yang berjudul, <em>The Lost Years      of Jesus Revealed</em> hal 119 sebagai berikut:</p>
<p><em> </em></p>
<p>Pada      abad ke-19 setelah terbukti dan akhirnya diakui bahwa Herodes telah mati 4      tahun sebelum masehi dan setelah ditetapkan, bahwa menurut cerita Matius      (2:16) raja Herodes memerintahkan pembunuhan kanak-kanak umur/dibawah umur      dua tahun untuk membinasakan Yesus harus digeser kebelakang, paling sedikit      4 tahun sebelum masehi. Masa kini para sarjana lebih condong menggeserkan      tanggal lahirnya Yesus itu 5 sampai 6 tahun kebelakang tahun Masehi.      Kesulitan menentukan tanggal kelahiran Yesus, kehidupannya, dan kematiannya      terpaksa ditimbulkan kembali karena adanya keterangan-keterangan yang banyak      terdapat dalam gulungan-gulungan Essene (yang terdapat di gua Qamran) malah      soal-soal yang berhubungan dengan ketuhanan juga harus dibangkitkan kembali.</p>
<p>Jadi sampai      hari ini pun tidak ada kejelasan tahun berapa Yesus dilahirkan.</p>
<p><strong>Asal Usul      Perayaan Natal 25 Desember</strong></p>
<p>Perintah untuk menyelenggarakan peringatan Natal tidak ada dalam Bibel dan      Yesus tidak pernah memberikan contoh ataupun memerintahkan pada muridnya      untuk menyelenggarakan peringatan kelahirannya.</p>
<p>Perayaan      Natal baru masuk dalam ajaran Kristen katolik pada abad ke-4 M. Dan      peringatan inipun berasal dari upacara adat masyarakat penyembah berhala.      Dimana kita ketahui bahwa abad ke-1 sampai abad ke-4 M dunia masih dikuasai      oleh imperium Romawi yang paganis politheisme.</p>
<p>Ketika      Konstantin dan rakyat Romawi menjadi penganut agama Katolik, mereka tidak      mampu meninggalkan adat/budaya pangannya, apalagi terhadap pesta rakyat      untuk memperingati hari Sunday (sun=matahari: day=hari) yaitu kelahiran Dewa      Matahari tanggal 25 Desember.</p>
<p>Maka supaya      agama Katolik bisa diterima dalam kehidupan masyarakat Romawi diadakanlah      sinkretisme (perpaduan agama-budaya/ penyembahan berhala), dengan cara      menyatukan perayaan kelahiran Sun of God (Dewa Matahari) dengan kelahiran      Son of God (Anak Tuhan=Yesus).</p>
<p>Maka pada      konsili tahun 325, Konstantin memutuskan dan menetapkan tanggal 25 Desember      sebagai hari kelahiran Yesus. Juga diputuskan, <em>Pertama, </em>hari minggu      (Sunday=hari matahari) dijadikan pengganti hari Sabat yang menurut hitungan      jatuh pada Sabtu. <em>Kedua,</em> lambang dewa matahari yaitu sinar yang      bersilang dijadikan lambang Kristen. <em>Ketiga</em>, membuat patung-patung      Yesus untuk menggantikan patung Dewa Matahari.</p>
<p>Sesudah      Kaisar Kontantin memeluk agama Katolik pada abad ke-4 masehi, maka rakyat      pun beramai-ramai ikut memeluk agama Katolik. Inilah prestasi gemilang hasil      proses sinkretisme Kristen oleh Kaisar Konstantin dengan agama panganisme      politheisme nenek moyang.</p>
<p>Demikian      asal-usul Christmas atau Natal yang dilestarikan oleh orang-orang Kristen di      seluruh dunia sampai sekarang.</p>
<p>Demikian      kepercayaan panganis politheisme mendapat ajaran tentang Dewa Matahari yang      diperingati tanggal 25 Desember.</p>
<p>Mari kita      telususri melalui Bibel maupun sejarah kepercayaan panganis yang dianut oleh      bangsa Babilonia kuno didalam kekuasaan raja Nimrod (Namrud).</p>
<p>H.W. Amstrong dalam      bukunya <em>The Plain Truth About Christmas</em>, Worlwide Chrch of God,      California USA, 1994, menjelaskan:</p>
<p>Namrud cucu Ham,      anak nabi Nuh adalah pendiri sistem kehidupan masyarakat Babilonia kuno.      Nama Nimrod dalam bahasa Hebrew (Ibrani) berasal dari kata “Marad”  yang      artinya: “Dia membangkang atau Murtad antara lain dengan keberaniaannya      mengawinkan ibu kandungnya sendiri bernama “Semiramis”.</p>
<p>Namun usia      Namrud tidak sepannjang ibu sekaligus istrinya. Maka setelah Namrud mati,      Semiramis menyebarkan ajaran: bahwa roh Namrud tetap hidup selamanya,      walaupun jasadnya telah mati. Maka dibuatlah olehnya perumpamaan pohon      “Evergreen” yang  tumbuh dari sebatang kayu mati.</p>
<p>Maka untuk      memperingati kelahirannya dinyatakan bahwa Namrud selalu hadir di pohon      Evergreen dan meninggalkan bingkisan yang digantungkan di ranting-ranting      pohon itu. Sedangkan kelahiran Namrud dinyatakan tanggal 25 Desember. Inilah      asal usul pohon Natal.</p>
<p>Lebih lanjut      Semiramis dianggap sebagai “Ratu Langit” oleh rakyat Babilonia, kemudian      Namrud dipuja sebagai “anak suci dari surga”.</p>
<p>Putaran jaman      menyatakan bahwa penyembahan berhala versi Babilonia ini berubah menjadi      “Mesiah palsu”, berupa dewa “Ba-al” anak dewa matahari dengan objek      penyembahan ‘Ibu dan Anak (Semiramis dan Namrud) yang lahir kembali. Ajaran      tersebut menjalar ke negara lain: Di mesir berupa “Isis dan Osiris”, di Asia      bernama “Cybele dan Deoius”. Di Roma disebut Fortuna dan Yupiter. Bahkan di      Yunani, “Kwan Im” di Cina, Jepang dan Tibet, India, Persia, Afrika, Eropa      dan Meksiko juga ditemukan adat pemujaan terhadap dewa “Madonna” dan      lain-lain.</p>
<p>Dewa-dewa berikut      dimitoskan lahir pada tanggal 25 Desember, dilahirkan oleh gadis perawan      (tanpa bapak), mengalami kematian (salib) dan dipercaya sebagai Juru Selamat      (Penebus Dosa):</p>
<p>1.         Dewa      Mithras (Mitra) di Iran, yang juga dinyatakan dilahirkan dalam sebuah gua      dan mempunyai 12 orang murid. Dia juga disebut sebagai Sang Penyelamat,      karena ia pun mengalami kematian dan dikuburkan, tapi bangkit kembali.      Kepercayaan ini menjalar hingga Eropa. Konstantin termasuk salah seorang      pengagum sekalugus penganut kepercayaan ini.</p>
<p>2.          Apollo,      yang terkenal memiliki 12 jasa dan menguasai 12 bintang/planet.</p>
<p>3.          Hercules      yang terkenal sebagai pahlawan perang tak tertandingi.</p>
<p>4.          Ba-al      yang disembah orang-orang Israel adalah dewa pendududk asli tanah Kana’an      yang terkenal juga sebagai dewa kesuburan.</p>
<p>5.          Dewa Ra,      sembahan orang-orang Mesir Kuno; kepercayaan ini menyebar hingga ke Romawi      dan diperingati secara besar-besaran dan dijadikan sebagai pesta rakyat.</p>
<p>Demikian      juga Serapsis, Attis, Issis, Horus, Adonis, Bacchus, Krisna, Osiris, Syamas,      Kybele dan lain-lain. Selain itu ada lagi tokoh/pahlawan pada suatu bangsa      yang oleh mereka diyakini dilahirkan oleh perawan, antara lain Zorates      (bangsa Persia) dan Fo Hi (bangsa Cina). Demikian pula pahlawan-pahlawan      Helenisme: Agis, Celomenes, Eunus, Soluius, Aristonicus, Tibarius, Grocecus,      Yupiter, Minersa, Easter.</p>
<p>Jadi      konsep bahwa Tuhan itu dilahirkan seorang perawan pada tanggal 25 Desember      disalib/dibunuh kemudian dibangkitan, sudah ada sejak zaman purba.</p>
<p>Konsep/dogma agama bahwa Yesus adalah anak Tuhan dan bahwa Tuhan mempunyai      tiga pribadi dengan sangat mudahnya diterima oleh kalangan masyarakat Romawi      karana merekalah telah memiliki konsep itu sebelumnya. Mereka tinggal      mengubah nama-nama dewa menjadi Yesus. Maka dengan jujur Paulus mengakui      bahwa dogma-dogma tersebut hanyalah KEBOHONGAN yang sengaja dibuatnya. Kata      Paulus kepada Jemaat Roma:</p>
<p><em> Tetapi jika kebesaran Allah oleh dustaku semakin melimpah bagi kemuliaannya,      mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai seorang berdosa?</em></p>
<p><em> (Roma 3:7)</em></p>
<p><em> </em></p>
<p>Mengenai      kemungkinan terjadinya pendustaan itu, Yesus telah mensinyalir lewat      pesannya:</p>
<p><em> Jawab Yesus kepada mereka: Waspadalah supaya jangan ada orang yang      menyesatkan kamu! Sebab banyak orang akan datang dengan memakai namaku dan      berkata Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang.</em></p>
<p><em> (Matius 24:4-5).</em></p>
<p><strong>Pandangan      Bibel Tentang Upacara Natal.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Untuk      mengetahui pandangan Bibel tentang perayaan Natal yang diwarisi oleh tradisi      paganisme, baiklah kita telaah Yeremia 10:2-4:</p>
<p><em> ”Beginilah firman Tuhan: ”Janganlah biasakan dirimu dengan tingkah langkah      bangsa-bangsa, janganlah gentar terhadap tanda-tanda di langit, sekalipun      bangsa-bangsa gentar terhadapnya. Sebab yang diseganii bangsa-bangsa adalah      kesia-siaan. Bukanlah berhala itu pohon kayu yang ditebang orang dari hutan,      yang dikerjakan dengan pahat oleh tukang kayu? Orang memperindahnya dengan      emas dan perak; orang memperkuatnya dengan paku dan palu supaya jangan      goyang”.</em></p>
<p><em> </em></p>
<p>Demikianlah      pandangan Bibel tentang upacara Natal yaitu melarang orang Kristen mengikuti      kebiasaaan bangsa-bangsa penyembah berhala.</p>
<p>Selanjutnya      mari kita simak penjelasan Yeremia 10:5</p>
<p><em> ”Berhala itu sama seperti orang-orangan di kebun mentimun.      Tidak      dapat berbicara; orang harus mengangkatnya, sebab tidak dapat melangkah.      Janganlah takut kepadanya, sebab berhala itu tidak dapat berbuat jahat, dan      berbuat baik pun dia tidak dapat.”</em></p>
<p><strong> Sumber-sumber Kristen yang Menolak Natal</strong></p>
<p>1.          Catolic      Encyclopedia, ediai 1911 tentang Christmas:</p>
<p>” Natal      bukanlah upacara gereja yang pertama&#8230; melainkan ia diyakini berasal dari      Mesir, perayaan yang diselenggarakan oleh para penyembah berhala dan  jatuh      pada bulan Januari., kemudian dijadikan kelahiran Yesus.</p>
<p>Dalam buku yang sama,      tentang ” Natal Day” dinyatakan sebagai berikut:</p>
<p>”Di dalam kitab      suci tidak ada seorang pun yang mengadakan upacara atau penyelenggaraan      perayaan untuk merayakan hari kelahiran Yesus. Hanyalah orang-orang kafir      saja  (seperti Firaun dan Herodes) yang berpesta pora merayakan hari      kelahirannya ke dunia ini.”</p>
<p>2.          Encyclopedia Britanica, edisi 1946 menyatakan:</p>
<p>”Natal bukanlah upacara gereja abad pertama, Yesus Kristus atau para      muridnya tidak pernah menyelenggarakan dan Bibel juga tidak pernah      menyelenggarakannya. Upacara ini diambil oleh gereja dari kepercayaan kafir      penyembah berhala.”</p>
<p>3.          Encyclopedia Americana, edisi tahun 1944 menyatakan:</p>
<p>”Menurut para ahli, pada abad-abad permulaan, Natal tidak pernah dirayakan      oleh umat Kristen. Pada  umumnya umat kristen hanya merayakan hari kematian      orang-orang terkemuka saja, dan tidak pernah merayakan hari kelahiran      tersebut&#8230;&#8230;.”.</p>
<p>(Perjamuan Suci, yang termaktub dalam kitab Perjanjian Baru hanyalah untuk      mengenang kematian Yesus Kristus)&#8230;.. Perayaan Natal yang dianggap sebagai      hari kelahiran Yesus, mulai diresmikan pada abad ke-4 M. Pada abad ke-5 M.      Gereja Barat memerintahkan kepada umat Kristen untuk merayakan hari      kelahiran Yesus, yang diambil dari hari pesta bangsa Roma yang merayakan      hari ”Kelahiran Dewa Matahari”. Sebab tidak seorangpun mengetahui hari      kelahiran Yesus.” (irene/berbagai sumber)</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/antipemurtadan.wordpress.com/1387/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/antipemurtadan.wordpress.com/1387/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/antipemurtadan.wordpress.com/1387/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/antipemurtadan.wordpress.com/1387/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/antipemurtadan.wordpress.com/1387/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/antipemurtadan.wordpress.com/1387/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/antipemurtadan.wordpress.com/1387/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/antipemurtadan.wordpress.com/1387/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/antipemurtadan.wordpress.com/1387/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/antipemurtadan.wordpress.com/1387/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antipemurtadan.wordpress.com&blog=2532297&post=1387&subd=antipemurtadan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antipemurtadan.wordpress.com/2009/12/21/sejarah-natal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8990f008c25e98358bb39798afa8fdd3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">antimurtad</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://antipemurtadan.files.wordpress.com/2009/12/wanita4.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">wanita4</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apa buktinya Bibel dikarang oleh manusia ?</title>
		<link>http://antipemurtadan.wordpress.com/2009/02/14/apa-buktinya-bibel-dikarang-oleh-manusia/</link>
		<comments>http://antipemurtadan.wordpress.com/2009/02/14/apa-buktinya-bibel-dikarang-oleh-manusia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Feb 2009 02:33:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antimurtad</dc:creator>
				<category><![CDATA[KRISTOLOGY]]></category>
		<category><![CDATA[Apa buktinya Bibel dikarang oleh manusia ?]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antipemurtadan.wordpress.com/?p=663</guid>
		<description><![CDATA[
Dalam pengantarnya Buku Komunitas Kristiani edisi Pastoral Katolik mengatakan: Kitab Suci tidak jatuh dari surga. Kitab-kitab itu dikumpulkan dengan penuh kesabaran dari abad keabad oleh bangsa Israel. Selama 18 abad dari zaman Abraham sampai dengan zaman Yesus bangsa Israel menyeleksi dan mengga-bungkan kedalam Kitab suci. Dengan cara itu terbentuklah bagian Perjanjian Lama.Bangsa Israel mengalami krisis [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antipemurtadan.wordpress.com&blog=2532297&post=663&subd=antipemurtadan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><!--[if !mso]&gt;--></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><img class="size-full wp-image-665 alignleft" title="bible_light7" src="http://antipemurtadan.files.wordpress.com/2009/02/bible_light7.jpg?w=169&#038;h=125" alt="bible_light7" width="169" height="125" />Dalam pengantarnya Buku Komunitas Kristiani edisi Pastoral Katolik mengatakan: Kitab Suci tidak jatuh dari surga. Kitab-kitab itu dikumpulkan dengan penuh kesabaran dari abad keabad oleh bangsa Israel. Selama 18 abad dari zaman Abraham sampai dengan zaman Yesus bangsa Israel menyeleksi dan mengga-bungkan kedalam Kitab suci. Dengan cara itu terbentuklah bagian Perjanjian Lama.<span id="more-663"></span>Bangsa Israel mengalami krisis iman maka Yesus datang untuk tujuan itu. Tetapi bangsa Israel ada yang menolak terhadap kehadiran Yesus, kematiannya dan kebangkitannya. Peristiwa kebangkitan Yesus menyebabkan para rasul berkhotbah dan lahirlah komunitas-komunitas Kristen pertama. Kesaksian-kesaksian ditulis dan disahkan oleh otoritas gereja dan membentuk apa yang disebut Perjanjian Baru. <strong>Apa buktinya kalau firman Allah telah diubah ?<!--more--></strong>Ada berapa ayat sebagai contoh,<br />
<strong>1. Dalam Perjanjian lama Kitab Imamat 11:7 tentang babi.</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><br />
(pakai ayat bibel edisi lama spt yg disebutkan dalam rahmatan lil alamin)<br />
Dalam Alkitab bahasa sehari-hari dikatakan :<br />
11:7-8 Jangan makan babi. Binatang itu haram, karena walaupun kukunya terbelah, ia tidak memamah biak. Dagingnya tak boleh dimakan dan bangkainya pun tak boleh disentuh karena binatang itu haram.</span></p>
<p>Dalam Alkitab terjemahan terbaru dikatakan :<br />
Imamat 11:7-8 Demikian juga babi hutan, karena memang berkuku belah, yaitu kukunya bersela panjang, tetapi tidak memamah biak; haram itu bagimu. Daging binatang-binatang itu janganlah kamu makan dan bangkainya janganlah kamu sentuh; haram semuanya itu bagimu.</p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><strong><br />
2. Dalam Perjanjian Baru Injil Matius 3:17 tentang anak yang kukasihi.</strong><br />
<!--[if !supportLineBreakNewLine]--><br />
<!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Dalam Alkitab edisi Katolik dikatakan :<br />
Matius 3:17 lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: &#8220;Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.&#8221;</span></p>
<p>Dalam Alkitab edisi Advent dikatakan:<br />
Matius 3:17 lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: &#8220;Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.&#8221;<br />
<!--[if !supportLineBreakNewLine]--><br />
<!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><br />
<strong>Adakah dalam Bibel ayat-ayat dengan kata-kata tak sopan ?</strong><br />
Ada, beberapa ayat sebagai contoh;</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Yehezkeial 23:1 Datanglah firman TUHAN kepadaku: 2 &#8220;Hai anak manusia, ada dua orang perempuan, anak dari satu ibu. 3 Mereka bersundal di Mesir, mereka bersundal pada masa mudanya; di sana susunya dijamah-jamah dan dada keperawanannya dipegang-pegang.</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Yehezkiel 4:12 Makanlah roti itu seperti roti jelai yang bundar dan engkau harus membakarnya di atas kotoran manusia yang sudah kering di hadapan mereka.&#8221;</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Yehezkiel 16:7 dan jadilah besar seperti tumbuh-tumbuhan di ladang! Engkau menjadi besar dan sudah cukup umur, bahkan sudah sampai pada masa mudamu. Maka buah dadamu sudah montok, rambutmu sudah tumbuh, tetapi engkau dalam keadaan telanjang bugil.</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Kidung agung 7:7-8 Sosok tubuhmu seumpama pohon korma dan buah dadamu gugusannya. Kataku: &#8220;Aku ingin memanjat pohon korma itu dan memegang gugusan-gugusannya. Kiranya buah dadamu seperti gugusan anggur dan nafas hidungmu seperti buah apel.</span><br />
<strong><span style="font-family:Tahoma;"><br />
</span></strong><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Adakah dalam Bibel ayat-ayat yang bertentangan ?</span></strong><span style="font-family:Tahoma;"><br />
</span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Ada</span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">, beberapa ayat untuk contoh :</span></p>
<p><strong>1. Tentang melihat Allah</strong><br />
Yohanes 1:8 Tidak seorangpun pernah melihat Allah<br />
1Tomitius 6:16 Seorangpun tak pernah melihat Allah<br />
Keluaran 33:20 tidak ada orang yang memandang Aku dapat hidup</p>
<p><em><span style="color:red;">Bertentangan dengan</span></em><br />
Keluaran 33:11 Tuhan berbicara dengan Musa dengan berhadapan muka seperti seseorang berbicara kepada temannya<br />
Keluaran 24:10 Lalu mereka melihat Allah Israel</p>
<p><strong>2. Tentang perintah Yesus kepada murid-muridnya</strong><br />
Matius 10:5-6 Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: &#8220;Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria, melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.</p>
<p><em><span style="color:red;">Bertentangan dengan</span></em><br />
Matius 28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus</p>
<p><strong>Adakah ayat dalam Bibel bertentangan dengan ilmu pengetahuan ?</strong><br />
Ada, beberapa ayat sebagai contoh :</p>
<p>Imamat 11:4-7 Tetapi inilah yang tidak boleh kamu makan dari yang memamah biak atau dari yang berkuku belah: unta, karena memang memamah biak, tetapi tidak berkuku belah; haram itu bagimu. Juga pelanduk, karena memang memamah biak, tetapi tidak berkuku belah; haram itu bagimu. Juga kelinci, karena memang memamah biak, tetapi tidak berkuku belah, haram itu bagimu. Demikian juga babi hutan, karena memang berkuku belah, yaitu kukunya bersela panjang, tetapi tidak memamah biak; haram itu bagimu.</p>
<p><strong><span style="color:red;">Perhatikan ayat-ayat diatas !</span></strong><br />
Unta, karena memang memamah biak, tetapi tidak berkuku belah. Kuku unta seperti kerbau tetapi ada sepatunya dibawah. Jadi kalau dilihat dari bawah seperti telapak kuda. Pelanduk, karena memang memamah biak, tetapi tidak berkuku belah. Pelanduk adalah binatang sebangsa kijang atau kambing, jadi kukunya belah seperti kambing. Kelinci, karena memang memamah biak, tetapi tidak berkuku belah. Kelinci sebangsa binatang pengerat seperti tikus, marmot jadi tidak memamah biak. Yang memamah biak adalah seperti sapi, kerbau, kambing dll.<br />
<strong><br />
Tentang penciptaan alam semesta</strong><br />
Kejadian 1:1-19 Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air. : Berfirmanlah Allah: &#8220;Jadilah terang.&#8221; Lalu terang itu jadi. : Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap. : Dan Allah menamai terang itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama. Berfirmanlah Allah: &#8220;Jadilah cakrawala di tengah segala air untuk memisahkan air dari air.&#8221; Maka Allah menjadikan cakrawala dan Ia memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari air yang ada di atasnya. Dan jadilah demikian. Lalu Allah menamai cakrawala itu langit. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kedua. : Berfirmanlah Allah: &#8220;Hendaklah segala air yang di bawah langit berkumpul pada satu tempat, sehingga kelihatan yang kering.&#8221; Dan jadilah demikian. Lalu Allah menamai yang kering itu darat, dan kumpulan air itu dinamai-Nya laut. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. Berfirmanlah Allah: &#8220;Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas muda, tumbuh-tumbuhan yang berbiji, segala jenis pohon buah-buahan yang menghasilkan buah yang berbiji, supaya ada tumbuh-tumbuhan di bumi.&#8221; Dan jadilah demikian. Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda, segala jenis tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan segala jenis pohon-pohonan yang menghasilkan buah yang berbiji. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari ketiga. Berfirmanlah Allah: &#8220;Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun, dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah benda-benda itu menerangi bumi.&#8221; Dan jadilah demikian. Maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan juga bintang-bintang. Allah menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi, dan untuk menguasai siang dan malam, dan untuk memisahkan terang dari gelap. Allah melihat bahwa semua-nya itu baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keempat.</p>
<p><span style="color:red;">Perhatikan ayat-ayat diatas !</span><br />
Allah menciptakan bumi. Bumi belum berbentuk kosong tetapi sudah ada samudra dan roh Allah melayang-layang diatas permukaan air. Samudranya dimana, airnya dimana sedangkan bumi masih kosong belum berbentuk.</p>
<p>Hari pertama Allah menciptakan siang dan malam. Hari kedua Allah menciptakan darat dan laut. Hari ketiga Allah menciptakan tumbuh-tumbuhan. Hari keempat Allah menciptakan matahari.</p>
<p>Belum ada matahari tetapi sudah ada siang dan malam, apa mungkin ?<br />
Belum ada matahari sudah ada tumbuh-tumbuhan, apa bisa hidup ?</p>
<p>Kesimpulannya adalah dalam Bibel banyak ayat-ayat yang tidak sesuai denganj ilmu pengetahuan. Tapi Orang Kristen membela diri dalam buku Kitab suci Komunitas Kristiani edisi Pastoral Katolik hal 195 mengatakan: Kitab Suci bukanlah kitab yang mengajarkan ilmu pengetahuan.</p>
<p><strong>Selalu ada saja alasan untuk menutupi kekurangan.<br />
</strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">sumber: irene center<br />
</span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/antipemurtadan.wordpress.com/663/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/antipemurtadan.wordpress.com/663/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/antipemurtadan.wordpress.com/663/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/antipemurtadan.wordpress.com/663/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/antipemurtadan.wordpress.com/663/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/antipemurtadan.wordpress.com/663/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/antipemurtadan.wordpress.com/663/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/antipemurtadan.wordpress.com/663/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/antipemurtadan.wordpress.com/663/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/antipemurtadan.wordpress.com/663/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antipemurtadan.wordpress.com&blog=2532297&post=663&subd=antipemurtadan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antipemurtadan.wordpress.com/2009/02/14/apa-buktinya-bibel-dikarang-oleh-manusia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8990f008c25e98358bb39798afa8fdd3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">antimurtad</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://antipemurtadan.files.wordpress.com/2009/02/bible_light7.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">bible_light7</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apa bible itu ?</title>
		<link>http://antipemurtadan.wordpress.com/2009/02/14/apa-bible-itu/</link>
		<comments>http://antipemurtadan.wordpress.com/2009/02/14/apa-bible-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Feb 2009 02:23:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antimurtad</dc:creator>
				<category><![CDATA[KRISTOLOGY]]></category>
		<category><![CDATA[Apa bible itu ?]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antipemurtadan.wordpress.com/?p=656</guid>
		<description><![CDATA[Bibel artinya kumpulan kitab-kitab. Kata Bibel berasal dari bahasa Yunani “Biblia” (jamak, buku-buku). Istilah Bible di Indonesia diganti dengan Alkitab yang diartikan “tulisan-tulisan”. Bibel yang diakui namanya “kanonik”, sedang yang tidak diakui atau tidak boleh dibaca oleh orang Kristen disebut “apokripa”. Ada Bibel yang tidak diakui oleh Protestan tetapi diakui oleh Katolik namanya “deuterokanonika”.
 
Kata [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antipemurtadan.wordpress.com&blog=2532297&post=656&subd=antipemurtadan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><!--[if !mso]&gt;--><img class="size-full wp-image-657 alignright" title="biblealone" src="http://antipemurtadan.files.wordpress.com/2009/02/biblealone.jpg?w=147&#038;h=150" alt="biblealone" width="147" height="150" /><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><strong>Bibel</strong> artinya kumpulan kitab-kitab. Kata Bibel berasal dari bahasa Yunani “Biblia” (jamak, buku-buku). Istilah Bible di Indonesia diganti dengan Alkitab yang diartikan “tulisan-tulisan”. Bibel yang diakui namanya “kanonik”, sedang yang tidak diakui atau tidak boleh dibaca oleh orang Kristen disebut “apokripa”. Ada Bibel yang tidak diakui oleh Protestan tetapi diakui oleh Katolik namanya “deuterokanonika”.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Kata orang Kristen, Bibel adalah wahyu Allah kepada manusia yang terdiri dari 66 buku yang disatukan dan membentuk satu buku. 22 buku dari Bibel itu adalah sebagaian besar berisi sejarah, 21 buku sebagian besar nubuatan, 21 dalam bentuk surat, dan 2 kebanyakan mengenai syair.<span id="more-656"></span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Bibel paling sedikit ditulis 30 orang pengarang yakni para raja, petani, ahli hukum, jendral, nelayan, pendeta, para imam, pemingut cukai, dokter, beberapa orang kaya dan beberapa orang miskin, dalam kurun waktu lebih dari 1600 tahun</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">. ( Penuntun Dasar Untuk Pemahaman Alkitab, oleh Harold E. Metcalf, Evangelis, Pendeta, Pengarang. Atlanta, Georgia, hal 7) Istilah Bibel untuk dinegara-negara yang penduduknya Islam sering diganti dengan kata “Alkitab“. Mereka mengadopsi istilah ini mengambil dari Qs 2:159, 174.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Apa perjanjian Lama ? Perjanjian Lama adalah bagian dari Bibel yang terdiri dari buku-buku Taurat, sejarah bangsa Israel pertama, sejarah bangsa Israel kedua, sastra, kisah nabi-nabi Israel. Perjanjian Lama yang pertama berbahasa Ibrani. Apa perjanjian Baru ? Perjanjian Baru adalah bagian dari Bibel yang sebagian besar ditulis dalam bahasa Yunani, kecuali Injil Matius dalam bahasa Ibrani, yang terdiri dari Injil, Kisah rasul, surat-surat Paulus, surat-surat murid Yesus dan wahyu.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Perjanjian Baru ( New Testament ) sering disebut Injil. Tetapi kata Injil ini sebetulnya tidak terdapat dalam Bibel awal, kata Injil mengambil dari kata Injil dalam Al-Qur’an. </span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Dalam bahasa aslinya Yunani, EVAYYEYLOV, dalam bahasa Inggris, GOOD NEWS, GOSPELS. Penulisan Perjanjian Baru yang ada sekarang ini dilakukan tiga ratus tahun kemudian sepeninggal Yesus, yaitu pada waktu orang-orang Kristen dibawah kekuasaan Kaisar Romawi Konstantin. Konstantin mengambil keuntungan dari pengaruh dan arti penting Kristus yang besar.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Dan dalam melakukan itu, dia telah membentuk wajah Kristus seperti yang kita kenal sekarang. Karena Konstantin meningkatkan status Yesus hampir empat abad setelah kematian Yesus, ribuan dokumen yang mencacat kehidupannya sebagai manusia biasa sudah terlanjur ada. Untuk menulis ulang buku-buku sejarah, Konstantin tahu bahwa ia perlu mengambil sebuah langkah berani. Dari sinilah timbul sebuah momen paling menentukan dalam sejarah Kristen.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Konstantin menitahkan dan membiayai penyusunan sebuah Bibel baru, yang meniadakan semua kitab Injil yang berbicara tentang segala perilaku &#8220;manusiawi Yesus&#8221;, serta memasukkan kitab-kitab Injil yang membuatnya seakan &#8221; Tuhan &#8220;. Kitab-kitab Injil terdahulu dianggap &#8221; melanggar hukum &#8220;, lalu dikumpulkan dan &#8221; dibakar &#8220;. Siapapun yang memilih kitab-kitab Injil yang terlarang ( apokripa ) dan bukannya versi Konstantin akan dianggap sebagai kaum &#8221; bidah &#8221; , heretic. Dalam buku Introduksi Perjanjian Baru, oleh Pdt. Ola Tulluan Ph.D. YPPII Malang, hal 21 mengatakan : Dari semua penulis kitab Injil tidak ada yang mencatat namanya sendiri dalam judul kitab-kitabnya. Judul itu ditambahkan kemudian.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Bagaimana bagian-bagian dari Bibel ?</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">PERJANJIAN LAMA</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">I.</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> TAURAT Kejadian (Genesis), </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Keluaran (Exodus), </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Imamat (Leviticus),</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Bilangan (Numbers),</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Ulangan (Deuteronomy)</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">II. KITAB-KITAB SEJARAH</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Sejarah pertama Yosua (Joshua),</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Hakim-hakim (Judges), Rut (Ruth),</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">1Samuel (1Samuel),</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">2Samuel (2Samuel),</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">1Raja-raja (1Kings)</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">2Raja-raja (2Kings)</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Sejarah kedua 1Tawarikh (1Chronicles),</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">2Tawarikh (2Chronicles),</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Ezra (Ezra),</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Nehemia (Nehemiah),</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Ester (Esther)</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">III. SASTRA</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Ayub (Job),</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Mazmur (Pasalms),</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Amzal (Provebs),</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Pengkhotbah (Ecclesiastes),</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Kidung Agung (Song of Song)</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">IV. KITAB-KITAB NUBUAT </span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Nubuat nabi-nabi besar Yesaya (Isaiah),</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Yeremia (Jeremiah),</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Ratapan (Lementations),</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Yehezkiel (Ezekiel),</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Daniel (Daniel) Nubuat nabi-nabi kecil Hosea (Hosea),</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Yoel (Joel),</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Amos (Amos),</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Obaja (Obadiah),</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Yunus (Jonah),</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Mikha(Micah),</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Nahum (Nahum),</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Habakuk (Habakuk),</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Zefanya (Zephaniah),</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Hagai (Haggai),</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Zakharia (Zechariah),</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Maleakhi (Malachi) DEUTEROKANONIKA (Khusus Bibel Katolik Tobit, Yud, Yudit, Tambahan kitab Ester, Kebijaksanaan Salomo, Yesus bin Sirakh, Barukh, Tambahan Kitab Daniel, 1Makabe, 2Makabe</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">PERJANJIAN BARU INJIL</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Matius (Mattew),</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Markus (Mark),</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Lukas (Luke),</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Yohanes (John)</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">I. KISAH RASUL</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Kisah rasul (Acts) </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">II. SURAT-SURAT PAULUS </span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Surat-surat Paulus kepada jemaat dikota-kota Roma (Romas), </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">1Korintus (1Chorinthians), </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">2Korintus (2Chorinthians), </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Galatia</span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> (Gaalatians), </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Efesus (Ephisians), </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Filipi (Philippians), </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Kolose (Colossians), </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">1Tesalonika (1Thessalonians), </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">2Tesalonika (2Thessalonians)</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Surat-surat Paulus kepada pribadi 1Timotius (1Timothy), </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">2Timotius (2Timothy), </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Titus (Titus), </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Filemon (Philemon),</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Ibrani (Hebrews) </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">SURAT</span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> MURID-MURID YESUS Yakobus (James), </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">1Petrus (1Peter), </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">2Petrus (2Peter), </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">1Yohanes (1John), </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">2Yohanes (2John), </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">3Yohanes (3John), </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Yudas (Jude) </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">WAHYU Wahyu (Revelation) </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Mengapa Bibel diganti nama Alkitab ?</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> Di negara-negara Barat (Kristen ) istilah Alkitab tidak dikenal, mereka hanya mengenal istilah Bible. Bibel sebagai alkitab hanya terdapat dinegara-negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Perubahan istilah ini ada tujuannya yaitu untuk menyamakan kedudukan Bibel dengan Al-Qur’an yang juga sering disebut Alkitab. Orang-orang Kristen yang telah belajar Islamologi dalam mendangkalkan aqidah umat Islam dengan rujukan ayat Al-qur’an yang berkaitan dengan istilah Alkitab untuk menakut-nakuti. Contohnya seperti dibawah ini.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Qs 2/159.<em>Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan berupa keterangan-keterangan (yang jelas) dan petunjuk, setelah Kami menerangkannya kepada manusia dalam Al Kitab, mereka itu dilaknati Allah dan dilaknati (pula) oleh semua (makhluk) yang dapat melaknati</em>. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Qs 2/174.<em>Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah diturunkan Allah, yaitu Al Kitab dan menjualnya dengan harga yang sedikit (murah), mereka itu sebenarnya tidak memakan (tidak menelan) ke dalam perutnya melainkan api, dan Allah tidak akan berbicara kepada mereka pada hari kiamat dan tidak akan menyucikan mereka dan bagi mereka siksa yang amat pedih</em>. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Apa kata al-Qur’an tentang Bibel ?</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> Bibel sudah dikarang manusia Qs 2/79.Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya: “Ini dari Allah”, (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang mereka kerjakan. (Qs 4:46 ; 6:91) Bibel sudah dirubah-rubah firmannya Qs 2/75.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Apakah kamu masih mengharapkan mereka akan percaya kepadamu, padahal segolongan dari mereka mendengar firman Allah, lalu mereka mengubah-nya setelah mereka memahaminya, sedang mereka mengetahui? </span></em><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">(Qs 5:13, 14, 41; 5:41; 9:9; Yer 8:8; Yer 35 12-19; Kej 22:2; Ul 28:15-68 ; Kel 20:11 &gt;&lt; Ul 5:5) Peringatan Al-Quran cukuplah jelas bahwa Injil maupun Taurat yang terdapat dalam Bibel sekarang bukanlah Kitab Suci yang murni firman dari Allah SWT, tapi sudah banyak perubahan, tambahan dan penghilangan ayat-ayat didalamnya. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span> </span><strong>Motto dari Pengasuh : KENALILAH PENJAHAT AGAR TERHINDAR DARI KEJAHATAN KENALILAH PENYAKIT AGAR TERHINDAR DARI PENYAKIT KENALILAH KRISTEN AGAR TERHINDAR DARI KRISTENISASI</strong></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">sumber: irene center<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Tahoma;"> </span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/antipemurtadan.wordpress.com/656/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/antipemurtadan.wordpress.com/656/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/antipemurtadan.wordpress.com/656/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/antipemurtadan.wordpress.com/656/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/antipemurtadan.wordpress.com/656/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/antipemurtadan.wordpress.com/656/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/antipemurtadan.wordpress.com/656/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/antipemurtadan.wordpress.com/656/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/antipemurtadan.wordpress.com/656/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/antipemurtadan.wordpress.com/656/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antipemurtadan.wordpress.com&blog=2532297&post=656&subd=antipemurtadan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antipemurtadan.wordpress.com/2009/02/14/apa-bible-itu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8990f008c25e98358bb39798afa8fdd3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">antimurtad</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://antipemurtadan.files.wordpress.com/2009/02/biblealone.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">biblealone</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Terpikat Suara Azan, Tatiana Pilih Islam</title>
		<link>http://antipemurtadan.wordpress.com/2008/09/19/terpikat-suara-azan-tatiana-pilih-islam/</link>
		<comments>http://antipemurtadan.wordpress.com/2008/09/19/terpikat-suara-azan-tatiana-pilih-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Sep 2008 08:53:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antimurtad</dc:creator>
				<category><![CDATA[KRISTOLOGY]]></category>
		<category><![CDATA[Tatiana Pilih Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Terpikat Suara Azan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antipemurtadan.wordpress.com/?p=386</guid>
		<description><![CDATA[Gadis asal Slowakia itu terbuka hatinya kepada Islam selepas mendengar suara azan kala berkunjung ke Kairo, Mesir. “Ketika mendengar suara azan, jujur saja, saya merasakan getaran-getaran aneh dalam hati. Ketika itu saya seakan terhipnotis dan tak mendengar suara lain kecuali suara yang berkumandang melalui menara mesjid itu,” akunya. Sekembalinya ke Slowakia dia memperdalam Islam dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antipemurtadan.wordpress.com&blog=2532297&post=386&subd=antipemurtadan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://antipemurtadan.files.wordpress.com/2008/09/convert41.jpg"><img class="size-full wp-image-387 alignright" title="convert41" src="http://antipemurtadan.files.wordpress.com/2008/09/convert41.jpg?w=150&#038;h=180" alt="" width="150" height="180" /></a>Gadis asal Slowakia itu terbuka hatinya kepada Islam selepas mendengar suara azan kala berkunjung ke Kairo, Mesir. “<em>Ketika mendengar suara azan, jujur saja, saya merasakan getaran-getaran aneh dalam hati. Ketika itu saya seakan terhipnotis dan tak mendengar suara lain kecuali suara yang berkumandang melalui menara mesjid itu</em>,” akunya. Sekembalinya ke Slowakia dia memperdalam Islam dengan dibantu Muslimah di sana . Bahkan internet juga sangat membantunya dalam mengenal Islam. Alhasil, dia pun memeluk Islam dan kini menjalani hari-hari yang dikatakannya sebagai begitu indah dan nikmat terasa. Itulah <strong>Tatiana Fatimah</strong>, yang kami rangkum dari beberapa situs.</p>
<p>“<em>Sejuta kata-kata tak cukup untuk mengekspresikan bagaimana kecintaan saya kepada Allah. Inilah yang saya rasakan saat ini. Islam ibarat darah yang mengalir di sekujur tubuh hingga ke ujung jari saya. Ketika bercakap-cakap dengan Allah di dalam shalat, sangat indah,</em>” kata Tatiana.<span id="more-386"></span></p>
<p>“<em>Saya berterima kasih kepada Allah SWT atas hadiah yang sangat berharga ini, yakni menjadikan saya sebagai seorang Muslim. Sepanjang hidup kini hanya untuk memuji dan mensyukuri nikmat-Nya,</em>” kata dia lagi.</p>
<p><strong>Suka traveling</strong><br />
Sebelum seperti sekarang, perjalanan Tatiana menuju Islam cukup sederhana dan tidak melewati jalan yang rumit. Kadang dia mengaku sering tersenyum sendiri jika ingat perkenalan pertamanya dengan Islam. “<em>Traveling adalah kesukaan saya. Kami sering bepergian sekeluarga dengan berkunjung ke berbagai negara. Negara-negara Muslim telah banyak pula jadi tempat liburan kami</em>,“ akunya.</p>
<p>“<em>Mesir merupakan negara terakhir yang pernah kami kunjungi. Budaya dan segala rupa keunikan masyarakatnya sangat berkesan di hati</em>,“ kenangnya. Di sana pula pertama kali Tatiana bersentuhan secara dekat dengan mesjid. Namun waktu ke sana dia belum sempat masuk ke dalamnya. “<em>Waktu itu saya mengira, karena bukan Muslim, dilarang masuk ke dalam mesjid,</em>“ katanya.</p>
<p>“<em>Tapi jujur saya katakan, ketika mendengar suara azan, saya merasakan getaran-getaran aneh dalam hati,</em>“ aku dia. Ketika itu Tatiana seakan terhipnotis dan tak mendengar suara lain kecuali suara yang berkumandang melalui menara mesjid. Dia benar-benar terpikat dengan suara azan. “<em>Yang lebih berkesan lagi adalah tatkala melihat orang-orang yang berkumpul di dalam mesjid, penuh dengan kesan kesatuan dan kasih sayang dikala mendirikan shalat. Hal itu hingga kini masih sangat berbekas dalam ingatan saya</em>,“ katanya lagi.</p>
<p><strong>Tertarik bahasa Arab</strong><br />
“<em>Oya saat itu saya tidak banyak tahu tentang Islam. Sama sekali nol. Berbanding terbalik dengan apa yang telah saya ketahui hari ini</em>,“ kata dia. Tatiana masih ingat, waktu ketika kembali dari Kairo, dia sangat tertarik sekali belajar bahasa Arab. “<em>Secara tiba-tiba bahasa Arab menjadi salah satu bahasa yang paling indah  di dunia</em>,“ tukasnya. Sayangnya di kota tempat Tatiana tinggal tidak ada kursus yang menyelenggarakan bahasa Arab. Kala itu cuma ada bahasa Inggris dan Jerman.</p>
<p>Pernah pihak sekolah berencana membuka kelas bahasa Arab. Tapi dibatalkan. “<em>Waktu itu mau masuk puasa Ramadhan. Rupanya sang guru yang berasal dari Arab, mau pulang liburan ke kampung halamannya. Makanya dibatalkan. Tentu saja saya kecewa berat,</em>“ sambung Tatiana.</p>
<p>Beberapa lama dia vakum dari mempelajari bahasa Arab. Namun dia mengaku memang sangat “haus” untuk mempelajari Islam dan bahasa Arab secara lebih mendalam. “<em>Tak lama saya mulai belajar Islam lagi, secara perlahan. Mulai dari awal sekali. Belajar melalui internet. Berbagai website tentang Islam saya telusuri. Begitu juga semua chanel di TV yang menyajikan acara tentang Islam dan Muslim tak pernah saya lewati</em>,” tuturnya. Dia juga ikut sebuah forum khusus untuk wanita via internet. Ya melalui internet  Tatiana banyak belajar Islam.</p>
<p><strong>Ikut kelas Al-Quran</strong><br />
Ada juga beberapa warga Muslim Slowakia yang membantunya dalam memahami Islam. Pernah satu ketika seorang Muslimah asal Kosice memberitahukan akan ada kelas bahasa Arab dan Alquran. Kosice merupakan sebuah region di Slowakia yang memiliki luas wilayah 6.753 km² dan populasi penduduk 766.012 jiwa. “<em>Muslimah itu cukup saya kenal wajahnya sebab sering tampil di acara talk show  menceritakan tentang Islam dan Muslim</em>,” kenangnya.</p>
<p>“<em>Saya tentu saja tak menyia-nyiakan kesempatan itu dan segera mengirim email kepadanya memberitahukan keikutsertaan saya. Kami ketemu sepekan kemudian. Bukan main. Orangnya sangat ramah dan santun sekali. Wajahnya memancarkan kedamaian</em>,” aku Tatiana lagi.</p>
<p>Satu sifat Tatiana, yakni dia selalu berprasangka baik terhadap orang lain. Jadi tak sulit baginya untuk belajar sesuatu yang baru. Tak ada rasa takut tentang die\sebut teroris, misalnya. “<em>Saya belajar dari siapa saja. Saya hadir bersama rekan Muslimah tersebut ke kelas bahasa Arab. Tak berapa lama saya punya banyak kenalan baru. Saya hadir secara rutin dan sangat menikmati kelas Alquran</em>,” katanya. Ketika itu dia belum masuk Islam lagi, namun tak menghalanginya untuk belajar Quran. Semua yang ada di kelas sangat respek dan membantu setiap kesulitan yang dihadapinya.</p>
<p>Selepas beberapa bulan kemudian kelas bahasa Arab berakhir. Tapi keakraban di antara mereka telah terjalin begitu kental. “<em>Kami sering bertemu. Bahkan sering kami diskusi berjam-jam lamanya. Bagi saya hal itu sangat membantu untuk mengenal kehidupan Islam lebih dalam</em>,” imbuh dia.</p>
<p>Waktu itu Tatiana masih ragu-ragu, antara masuk Islam dan tidak. “<em>Saya masih menghadapi dilema soal itu. Tapi batin saya mengatakan itu bukan hal krusial. Yang paling penting sekarang adalah belajar mengenal dan mencintai Tuhan (Allah).</p>
<p>Saya bertanya kepada kawan-kawan Muslimah lainnya, kapan waktu yang tepat (untuk masuk Islam). Mereka secara diplomatis menjawab bahwa tanda itu nanti akan datang dengan sendirinya. Mereka menyebutnya dengan hidayah Allah.</em>”</p>
<p>Keluarga Tatiana berlatar belakang Kristen Katolik. Namun dia mengaku tak ada seorang pun yang membimbingnya belajar agama. Praktis sejak kecil dia tak menganut agama apapun. “<em>Ibu memberikan kebebasan bagi saya untuk memilih keyakinan. Dia tak memaksa. Semua terserah saya. Keluarga saya bahkan tak pernah pergi ke gereja</em>,” katanya berterus terang Namun Tatiana mengaku, di antara anggota keluarga yang lain dialah yang lebih “alim”. “<em>Saya merasa Tuhan itu ada dan dekat sekali</em>.”</p>
<p>Waktu berlalu dan semuanya berjalan biasa saja, tak ada kejutan yang berarti. Saban hari Tatiana berdoa supaya Tuhan beri petunjuk kepadanya untuk jadi seorang Muslim.</p>
<p><strong>Debar aneh</strong><br />
Pas musim panas Tatiana menghabiskan waktu liburannya di rumah nenek. Selepas liburan dan kembali ke rumah dia merasakan sesuatu yang lain dalam hati. Sesuatu yang amat “spesial“ itu hadir secara tiba-tiba. Spontan Tatiana teringat dengan kata-kata teman Muslimahnya:”<em>Satu saat kamu akan dapatkan petunjuk dari-Nya</em>.“</p>
<p>“<em>Entah mengapa saya persis seorang anak kecil yang baru mendapatkan sesuatu. Mendadak saya merasakan gairah yang hebat untuk segera menjadi seorang Muslim. Tuhan serasa membimbing saya</em>,” aku dia. Tatiana benar-benar ingin segera dekat dengan Yang Kuasa.</p>
<p>Dia percaya kebenaran telah datang. Allah telah kirimkan kepadanya. Tekad Tatiana sudah bulat. Dia tidak ragu-ragu lagi untuk memeluk Islam. “<em>Saya yakin pilihan saya benar adanya. Jika Anda tanya kenapa, saya tak mampu menjawabnya. Tapi saya yakin dengan sinyal ini</em>,” tukas Tatiana.</p>
<p><strong>Bersyahadah</strong><br />
Tatiana memberitahukan rekan Muslimah yang pertama kali membimbingnya. “<em>Tak berapa lama saya pun bersyahadah. Rekan-rekan memeluk saya dengan penuh kasih sayang. Saya merasa seperti “orang baru” di dunia ini. Seperti dilahirkan kembali. Menurut Alquran semua dosa-dosa masa lalu dihapuskan. Bak kain putih, tak ada noda lagi. Saya sudah siap untuk menjalani kehidupan baru ini</em>,” kenangnya.</p>
<p>Pada awal keislaman, dia semakin banyak bertanya terutama hal-hal yang prinsipil dalam Islam. “<em>Saya ingin tahu apa saja, dari nol. Jujur saja, keinginan untuk belajar sangat menggelegak ketika itu. Islam benar-benar telah “membangunkan” kehidupan baru bagi saya. Saya inginnya mendapat semua informasi, dari hukum-hukum hingga sejarah Islam dan bermaksud meneruskannya ke koleganya yang lain,</em>” kata dia penuh obsesi.</p>
<p><strong>“Contekan” shalat</strong><br />
“<em>Oya usaha pertama saya untuk shalat sangat amatiran sekali. Tapi semuanya benar-benar keluar dari hati, bukan paksaan</em>,” kenang dia. Ketika baru pertamakali belajar, dia menulis semua tatacara shalat di secarik kertas. Begitu juga dengan ayat Alquran, ditulisnya di secarik kertas. Jadi dia membaca “contekan“ di kertas tersebut sembari shalat. Bukan main. “<em>Tahu tidak, sekitar tiga minggu kemudian saya sudah bisa mengerjakan shalat tanpa bantuan kertas itu lagi</em>,” ujarnya senang.</p>
<p>“<em>Saya selalu berdoa kepada Allah agar dimudahkan dalam belajar Islam,” tukasnya. “Islam agama yang sangat indah</em>, “ kata dia lagi.</p>
<p>Di akhir penuturannya, dia berharap dapat terus dekat dengan Allah dan melakukan segala hal semata-mata karena perintah-Nya. “<em>Menghindari larangannya, lalu memperlihatkan dan memberi contoh budi pekerti yang baik kepada orang lain. Hanya dengan cara itu kita bisa tunjukkan Islam yang sebenarnya</em>,” tutupnya. [Zulkarnain Jalil/hidayatullah.com]</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/antipemurtadan.wordpress.com/386/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/antipemurtadan.wordpress.com/386/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/antipemurtadan.wordpress.com/386/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/antipemurtadan.wordpress.com/386/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/antipemurtadan.wordpress.com/386/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/antipemurtadan.wordpress.com/386/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/antipemurtadan.wordpress.com/386/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/antipemurtadan.wordpress.com/386/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/antipemurtadan.wordpress.com/386/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/antipemurtadan.wordpress.com/386/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antipemurtadan.wordpress.com&blog=2532297&post=386&subd=antipemurtadan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antipemurtadan.wordpress.com/2008/09/19/terpikat-suara-azan-tatiana-pilih-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8990f008c25e98358bb39798afa8fdd3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">antimurtad</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://antipemurtadan.files.wordpress.com/2008/09/convert41.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">convert41</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Waspadai “Injilisasi” Umat Islam bag. 1</title>
		<link>http://antipemurtadan.wordpress.com/2008/04/04/waspadai-%e2%80%9cinjilisasi%e2%80%9d-umat-islam-bag-1/</link>
		<comments>http://antipemurtadan.wordpress.com/2008/04/04/waspadai-%e2%80%9cinjilisasi%e2%80%9d-umat-islam-bag-1/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Apr 2008 06:23:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antimurtad</dc:creator>
				<category><![CDATA[KRISTOLOGY]]></category>
		<category><![CDATA[Waspadai “Injilisasi” Umat Islam bag.1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antipemurtadan.wordpress.com/?p=324</guid>
		<description><![CDATA[
Upaya banyak pihak melakukan &#8220;injilisasi&#8221; terhadap Islam sudah dilakukan sejak lama.  Kamus al-Munjid, rujukan pesantren pun tak terlepas dari usaha itu [bagian 1]


“Orang-orang Yahudi dan Nasrani “tidak akan pernah” ridha (membiarkan engkau bebas bergerak menjalankan aqidah dan rutinitas agamamu) sampai engkau mengikuti ‘millah’ mereka” [QS. Al-Baqarah [2]: 121]

Pada tahun 1930, seorang missionaris, Samuel Zwemer pada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antipemurtadan.wordpress.com&blog=2532297&post=324&subd=antipemurtadan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><b><i><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;"></span></i></b></p>
<div align="left"><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;"><i>Upaya banyak pihak melakukan &#8220;injilisasi&#8221; terhadap Islam sudah dilakukan sejak lama.  </i><i>Kamus al-Munjid</i><i>, rujukan pesantren pun tak terlepas dari usaha itu [<b>bagian 1</b>]</i><br />
</span></div>
<div align="left">
<p style="text-align:center;" class="MsoNormal" align="center"><i><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;color:blue;">“Orang-orang Yahudi dan Nasrani “tidak akan pernah” ridha (membiarkan engkau bebas bergerak menjalankan aqidah dan rutinitas agamamu) sampai engkau mengikuti ‘millah’ mereka</span></i><b><i><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">” </span></i></b><b><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">[QS. Al-Baqarah [2]: 121]</span></b></p>
</div>
<p><img src="http://antipemurtadan.files.wordpress.com/2008/04/zwemer_2.jpg" alt="zwemer_2.jpg" align="left" /><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">Pada tahun 1930, seorang missionaris, Samuel Zwemer pada Konferensi Misionaris di Kota Yerussalem menyatakan: “<i>Misi kolonialisme dan misionaris terhadap Islam bukanlah menghancurkan kaum Muslimin. Namun mengeluarkan seorang Muslim dari Islam, agar dia menjadi orang Muslim yang tidak berakhlak. Dengan begitu akan membuka pintu bagi kemenangan imperialis di negeri-negeri Islam</i>.”</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">Samuel Zwemmer</span><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;"> yang juga orientalis-Yahudi ini bahkan mendirikan “<i>Jurnal the Muslim World</i>”. Tapi jangan keliru. Isinya bukan untuk membela Islam. Sebaliknya, ia ingin melemahkannya.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">Pada tahun 1978 di </span><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">Colorado</span><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">, tepatnya di Green Area, Amerika Serikat (AS) seluruh pendeta dunia berkumpul untuk membicarakan strategi melumpuhkan umat Islam. Salah satu caranya adalah “pengiriman roh jahat” ke dalam jiwa orang-orang Islam. Karena mereka meyakini bahwa Yesus Kristus –sebagaimana tercatat dalam Injil—mampu mengusir “roh jahat”. Maka banyak terjadi kaum Muslim yang “kesurupan” tiba-tiba, bahkan ada yang sampai menyebut nama Yesus Kristus –ini pernah terjadi kepada seorang teman penulis sendiri.</span><span id="more-324"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">Fenomena dan fakta di atas menegaskan bahwa firman Allah dalam QS. 2: 121 itu adalah “benar”. Di mana-mana umat Islam dirongrong dan diincar aqidahnya. ‘Pencurian’ dan ‘penjambretan’ aqidah terjadi dimana-mana. Bahkan, orang Yahudi-Kristen tidak segan-segan untuk melakukan tindakan amoral, hanya untuk mengeluarkan seorang Muslim (Muslimah) dari aqidah dan agamanya. Isu “Germil” (Gerakan Hamilisasi) bukan hanya isapan jempol belaka. Kasus-kasus semacam itu semakin meyakinkan dan menyadarkan umat Islam bahwa mereka harus ekstra hati-hati dan waspada dalam menjaga dan memelihara aqidahnya.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">Sebelumnya, isu adanya Injil berbahasa Arab sempat membuat heboh umat Islam. Abu Sangkan dalam bukunya <i>Energi Cahaya Ilahi </i>(2007) mencatat bahwa awalnya, seorang dai internasional yang berasal dari Afrika bernama Ahmad Deedat beberapa kali tampil di layar televisi Eropa dan Amerika. Beliau berdebat secara terbuka dengan para pastor. Hasilnya sempat mencengangkan jutaan umat manusia di dunia, mereka menjadi mengerti bahwa Al-Quran sesuai dengan logika kebenaran, sementara kesalahan-kesalahan dan kontradiksi dalam Injil semakin terungkap.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">Seorang pastor yang terlibat dalam debat tersebut, ketika cermin debat telah berlalu, ia mengatakan, “Kamu wahai umat Islam, berbahagialah dengan Al-Quran yang kamu miliki. Kami mengakui </span><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">gaya</span><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;"> bahasanya memang tinggi, rapi, dan mempunyai daya pikat tersendiri. Sedangkan Injil kami ditulis dengan </span><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">gaya</span><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;"> bahasa yang lemah tanpa pesona. Tetapi tunggulah sebentar lagi, kami akan menyusun kembali penulisan Injil seperti bentuk Al-Quran mu. Pada saat itu seorang Muslim yang awam tak akan dapat lagi mengklaim bahwa Injil kami lebih rendah kedudukannya dalam bahasa dan makna.”</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">Selang beberapa hari kemudian setelah pastor berkata demikian, di luar dugaan sebuah tim khusus telah merampungkan “proyek besar” tersebut. Oleh karena itu, <i>Rabithah Al-‘Alam Al-Islami </i>kala itu berseru mengingatkan umat Islam agar hati-hati terhadap buku yang diterbitkan oleh pihak Kristen di Cyprus dengan judul <i>Shirathul Masih bi Lisanin ‘Arabiyyin Fasih </i>(Perjalanan Al-Masih dengan Bahasa Arab Fasih).</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">Injil dalam format baru ini disarikan dari beberapa Injil yang ada, yaitu: Matius, Markus, Lukas dan Yohanes. Ciri-ciri Injil tersebut persis seperti format Al-Quran, baik penjilidannya maupun urutan-urutannya. Bagi orang awam Injil tersebut akan dianggapnya Al-Quran, karena setiap pasal diletakkan dalam bingkai yang dihiasi ornamen sebagaimana yang ada dalam bentuk Al-Quran. Begitu pula letak setiap nama </span><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">surat</span><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">. Lebih parahnya lagi, mereka menggunakan kalimah Bismillahirrahmanirrahim pada setiap pasal </span><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">surat</span><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;"> (awalnya). Padahal, kata tersebut hanya ada dalam Kitab Suci umat Islam.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">Buku itu mereka kelompokkan dalam pasal demi pasal sebanyak 30 bab. Hal tersebut mereka lakukan dengan tujuan untuk menyamai Al-Quran yang terdiri dari 30 juz. Untuk memisahkan kalimat demi kalimat, mereka pergunakan penomoran sebagaimana ayat dalam Al-Quran. Bahkan dipergunakan pula penulisan <i>waqaf </i>(tanda berhenti), dan </span><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">gaya</span><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;"> tulisannya pun persis tulisan <i>Khat Utsmani </i>seperti yang ada dalam Al-Quran. (Lihat: Abu Sangkan, <i>Energi Cahaya Ilahi</i>: Aktualisasi Spirit Shalat Khusyuk dalam Kehidupan Nyata, 2007, hlm. 35-36 &amp; 38).</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">Harus diakui bahwa “Injilisasi” terhadap umat Islam terus gencar dilakukan. Bahkan sejak tahun 90-an, usaha-usaha semacam itu semakin drastis. Dr. Anis Shoros, salah seorang Kristen Arab yang pernah menjadi lawan debat Ahmad Deedat, pernah menulis satu buku yang menyerupai Al-Quran dengan judul <i>The True Furqan </i>(Al-Furqan al-Haq). </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">Buku ini juga sempat membuat gempar dan heboh umat Islam. Betapa tidak! Dia diformat mirip Al-Quran. Bahkan, salah satu nama suratnya adalah </span><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">surat</span><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;"> <i>al-Zina </i>(Surah Perzinaan). </span><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">Surat</span><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;"> itu berbicara tentang dibolehkannya praktet perzinaan. Sebelum <i>The True Furqan </i>nya Shoros, sudah beredar juga </span><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">lima</span><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;"> </span><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">surat</span><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;"> palsu. Diantaranya: <i>Surah Al-Moslemoon, Al-Washaya</i>, dll.</span></p>
<p class="MsoNormal"><b><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">Contoh Kamus al-Munjid</span></b></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;"><img src="http://hidayatullah.com/images/stories/al-munjid1.jpg" style="float:left;" alt="Image" border="0" height="180" hspace="6" width="150" />Apa yang mereka usahakan adalah perpanjangan dari usaha Musailamah al-Kadzdzab. Musailamah sempat membuat beberapa </span><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">surat</span><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;"> tandingan terhadap Al-Quran, seperti: Surah <i>al-Difda‘ </i>(Surat Katak), Surah <i>al-Fiil </i>(Surat Gajah) dan surah tentang wanita hamil (<i>al-Hubla</i>). Sayangnya, semuanya gugur di depan kemukjizatan Kitabullah, Al-Quran Al-Karim. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">Salah satu kamus terkenal dan menjadi salah satu rujukan di berbagai pondok pesantren, <i>Kamus al-Munjid</i>, juga tak terlepas dari usaha “Injilisasi”. Maklum saja, karena penulisnya, Louis Ma’luf adalah seorang Kristen. Bahkan, cetakan ke-14 dicetak oleh percetakan Katolik (<i>al-Mathba‘ah al-Katsulikiyyah</i>). </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">Sebagai contoh, al-Munjid mencatat tentang Adam: Dalam kamus itu ditulis, bahwa setelah turunnya Adam dan Hawa akan dinjikan sang “juru selamat.” Sesuatu yang sangat bertolak bekalang dalam Islam. </span></p>
<p style="margin-left:0.25in;" class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;color:navy;">“<i>Huwa al-Insan al-awwal wa Abu al-jins al-basyariy</i>. <i>Khalaqahullahu ‘ala shuratihi wa wadha‘ahu fi Firdausi ‘Adn wa khalaqa Hawwa’ min dhal‘ihi wa ja‘alaha imra’atahu. Wa ‘asha Adam wa Hawwa’ awamira Allahi fa thuridaa min jannah al-firdaus, wa lakinnahuma wa‘adaa bimukhallishin huwa Al-Masih.</i>”</span><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;"> (Adam adalah manusia pertama dan nenek moyang jenis manusia. Dia diciptakan oleh Allah menurut bentuk-Nya dan menempatkannya di Firdaus </span><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">Eden</span><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">. Dan Allah menciptakan Hawa dari tulang rusuknya (Adam) dan menjadikannya sebagai istrinya. Kemudian Adam dan Hawa melanggar perintah-perintah Allah, sehingga mereka diusir dari Firdaus. Tetapi, mereka menjanjikan seorang ‘juru selamat’; Kristus). (Lihat, al-Munjid, cet. XXI, 1973, hlm. 31, dalam entri alif bagian al-A‘lam). </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">Adam dalam Al-Quran memang bermaksiat (tidak menaati perintah) kepada Allah. Tetapi dia langsung bertobat kepada Allah, dan tobatnya diterima (Qs. Al-Baqarah [2]: 37). Dia tidak ada menjanjikan seorang “juru selamat”, yaitu Yesus Kristus, seperti yang dicatat oleh <i>al-Munjid.</i> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">Tentang nabi Nuh a.s. <i>al-Munjid </i>juga mencatat, <i>“Min aqdami rijal al-Tawrah. Naja wa ahlu baytihi min al-thufan wa tasalsala minhu al-jins al-basyariy al-jadid</i>” (Nuh adalah salah seorang tokoh lama (klasik, terdahulu) Taurat. Dia dan keluarganya selamat dari “banjir bah” dan darinya lahir keturunan jenis manusia yang baru). (ibid., hlm. 579). Tentu saja ini bertentangan dengan teks Al-Quran yang menyatakan istri dan anaknya tidak selamat. Karena istrinya dan anaknya durhaka dan tidak mau menaati perintah suaminya (Lihat analisis menarik tentang ini: Ibnu Sahid as-Sundy, <i>Duri di Ranjang Nabi: Kisah Kedurhakaan Istri Nabi Nuh dan Luth a.s</i>., </span><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">Yogyakarta</span><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">: Media Insani, 2007).</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">Dan ketika menjelaskan tentang Nabi Muhammad s.a.w., <i>al-Munjid </i>mencatat: “Muhammad (570-632 M/11 H): <i>al-nabiyyu al-‘arabiyyu. Da‘a ila al-Islam</i>&#8230;” (Muhammad (570-632 M/11 H): seorang Nabi Arab, yang menyeru kepada Islam&#8230;). (ibid., hlm. 522). </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">Nabi Muhammad s.a.w. itu ia sebuat bukan “nabi Islam”, melainkan “Nabi orang Arab”. Dan masih banyak lagi contoh-contoh yang perlu mendapat perhatian banyak kalangan. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">Boleh jadi, ini bentuk lain dari “injilasiasi” secara halus. Mungkin sudah saatnya, pondok-pondok pesantren untuk menggunakan kamus-kamus yang Islami, seperti <i>Lisan al-‘Arab </i>karya Ibnu Manzhur. Atau <span> </span><i>al-Qamus al-Muhith, Mukhtar al-Shihhâh; al-Mu‘jam al-Wasith</i>, dll. Bahkan, contoh-contoh yang ada di dalam kamus-kamus tersebut sangat Islami, karena pengarangnya adalah Muslim dan memiliki keilmuan Islam yang sangat luas. [<b>Qosim Nursheha Dzulhadi</b>, <i>penulis adalah peminat Studi Al-Quran- Hadits dan Kristologi. Penulis tinggal di Medan</i>/<a href="http://hidayatullah.com/">www.hidayatullah.com</a>] <b>berlanjut….</b></span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/antipemurtadan.wordpress.com/324/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/antipemurtadan.wordpress.com/324/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/antipemurtadan.wordpress.com/324/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/antipemurtadan.wordpress.com/324/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/antipemurtadan.wordpress.com/324/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/antipemurtadan.wordpress.com/324/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/antipemurtadan.wordpress.com/324/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/antipemurtadan.wordpress.com/324/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/antipemurtadan.wordpress.com/324/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/antipemurtadan.wordpress.com/324/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/antipemurtadan.wordpress.com/324/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/antipemurtadan.wordpress.com/324/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antipemurtadan.wordpress.com&blog=2532297&post=324&subd=antipemurtadan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antipemurtadan.wordpress.com/2008/04/04/waspadai-%e2%80%9cinjilisasi%e2%80%9d-umat-islam-bag-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8990f008c25e98358bb39798afa8fdd3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">antimurtad</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://antipemurtadan.files.wordpress.com/2008/04/zwemer_2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">zwemer_2.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hidayatullah.com/images/stories/al-munjid1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Image</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Waspadai “Injilisasi” Umat Islam bag. 2</title>
		<link>http://antipemurtadan.wordpress.com/2008/04/04/waspadai-%e2%80%9cinjilisasi%e2%80%9d-umat-islam-bag-2/</link>
		<comments>http://antipemurtadan.wordpress.com/2008/04/04/waspadai-%e2%80%9cinjilisasi%e2%80%9d-umat-islam-bag-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Apr 2008 06:19:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antimurtad</dc:creator>
				<category><![CDATA[KRISTOLOGY]]></category>
		<category><![CDATA[Waspadai “Injilisasi” Umat Islam bag. 2]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antipemurtadan.wordpress.com/?p=322</guid>
		<description><![CDATA[Upaya banyak pihak melakukan &#8220;injilisasi&#8221; terhadap Islam sudah dilakukan sejak lama.  Kamus al-Munjid, rujukan pesantren pun tak terlepas dari usaha itu [Habis] 

Dalam tulisan sebelumnya dijelaskan, “injilisasi” terhadap Islam dilakukan secara halus. Bahkan sampai terhadap kamus-kamus –yang selama ini—menjadi pegangan para santri di pondok pesantren. Mengapa demikian? Apakah ada hubungannya  dengan teks Bible sendiri?
Teka-teki Problem [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antipemurtadan.wordpress.com&blog=2532297&post=322&subd=antipemurtadan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div align="left"><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;"><i>Upaya banyak pihak melakukan &#8220;injilisasi&#8221; terhadap Islam sudah dilakukan sejak lama.  </i><i>Kamus al-Munjid</i><i>, rujukan pesantren pun tak terlepas dari usaha itu [<b>Habis] </b></i></span></div>
<div align="left"></div>
<p><img src="http://antipemurtadan.files.wordpress.com/2008/04/bible460.jpg" alt="bible460.jpg" align="right" />Dalam tulisan sebelumnya dijelaskan, “injilisasi” terhadap Islam dilakukan secara halus. Bahkan sampai terhadap kamus-kamus –yang selama ini—menjadi pegangan para santri di pondok pesantren. Mengapa demikian? Apakah ada hubungannya  dengan teks Bible sendiri?</p>
<p class="MsoNormal"><b><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;color:blue;">Teka-teki Problem Bible</span></b></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">Sebagaimana diakui oleh umat Kristen sendiri bahwa Bible dijadikan sebagai Kitab Suci pasca-kematian Musa dan Yesus Kristus. Dengan begitu, <i>Bible </i>tidak terlepas dari berbagai interes manusia (penulisnya). Bahasa asli <i>Bible </i>(Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru) saja tidak mampu diselamatkan oleh orang Kristen sendiri. Maka wajar jika mereka mengakui “keagungan” Al-Quran yang secara keseluruhan merupakan wahyu Allah (<i>Kalamullah</i>). Ia bukan<i> fifty-fifty </i>(ucapan Allah sekaligus ucapan selain Allah) sebagaimana halnya <i>Bible</i>.</span><span id="more-322"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">Michael Keene dalam bukunya <i>The Bible</i> mencatat bahwa kitab-kitab yang menyusun Kitab Suci Ibrani dan, dengan variasi-variasi kunci dalam susunannya, Perjanjian Lama disusun selama 900 tahun. (Michael Keene, <i>Alkitab: Sejarah, Proses Terbentuk, dan Pengaruhnya, </i>terj. Y. Dwi Koratno, Yogyarkarta: Kanisius, 2006, hlm. 68). Untuk menyususn Gospel (Injil, PB), umat Kristen membutuhkan empat tahap. </span></p>
<p class="MsoNormal"><i><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">Pertama</span></i><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">, surat-surat yang dikirim ke berbagai gereja pada pertengahan abad pertama oleh para rasul dikumpulkan dan diedarkan secara luas, sementara surat-surat Paulus diletakkan bersama dalam suatu kumpulan terpisah. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">Surat</span><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;"> kepada jemaah Efesus bisa jadi merupakan pendahuluan editorial pada kumpulan ini karena meringkaskan seluruh pewartaan Paulus yang paling penting. </span></p>
<p class="MsoNormal"><i><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">Kedua</span></i><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">, tradisi lisan tentang Yesus sungguh-sungguh bernilai tinggi dan, pada waktunya, banyak yang dimasukkan ke dalam empat Injil yang tertulis. <i>Ketiga</i>, Perjanjian Baru diterbitkan oleh Marcion, dikenal sebagai seorang bidah, tahun 140 M berisi Injil Lukas dan sepuluh surat Paulus, tidak seperti kitab yang sudah diedarkan secara luas dalam Gereja. Dan <i>keempat</i>, daftar kitab dalam <i>Fragmen Muratorian </i>(190 M) memasukkan keempat Injil, Kisah Para Rasul, 13 </span><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">surat</span><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;"> Paulus, </span><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">surat</span><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;"> Yohanes dan Yudas, dan Kitab Wahyu, tetapi menghilangkan </span><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">surat</span><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;"> Ibrani, Yakobus, dan dua </span><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">surat</span><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;"> Petrus. Klemens dari Aleksandria (… 215 M) memasukkan Ibrani, sedangkan Eusebius (… 340 M) meragukan nilai Kitab Wahyu. (ibid., hlm. 78 &amp; 79). Masalah bahasa Bible pun menjadi problem. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">Karena tidak bisa mempertahankan bahasa asli <i>Bible </i>(Ibrani dan Arami), umat Kristen terpaksa menjadikan bahasa Yunani sebagai <i>lingua-franca </i>kitab suci mereka. </span><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">Keene</span><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;"> mengakui hal ini dan menyatakan bahwa menjelang akhir abad ke-4 SM bahasa Yunani telah menjadi sarana komunikasi utama di banyak dunia yang telah dikenal. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">Di kalangan masyarakat Yahudi yang secara luas tersebar melintasi Mediterania dan Timur Tengah hanya sedikit orang yang berbicara bahasa Ibrani, sehingga masyarakat secara keseluruhan tidak bisa membaca kitab suci mereka sendiri. Dalam suatu dunia yang didominasi oleh budaya dan bahasa Yunani, kebutuhan untuk menterjemahkan kitab suci Ibrani ke dalam bahasa Yunani mendesak dilakukan. Pekerjaan ini dimulai pada abad ke-3 SM. (ibid., hlm. 70).</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">Tidak sampi di situ, terjemahan itu pun menjadi masalah. Pasalnya, terjemahan tersebut tidak menjadi terjemahan “paten” dan “final”. Semuanya bersifat temporal. Karena <i>Bible </i>–disebabkan tidak memiliki bahasa aslinya lagi—harus disesuaikan dengan roda perkembangan zaman. Karena terjemahan <i>Bible </i>tidak bisa dilakukan “sekali” untuk selamanya. V. Indra Sanjaya Pr., seorang imam diosesan Keuskupan Agung, Semarang dalam bukunya <i>Tentang Alkitab </i>mengakui problem ini. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">Dalam sub-judul <i>“Sekali untuk Selamanya?</i>” dia menjawab pertanyaan tersebut: “Pertanyaan di atas menyangkut ‘nasib’ terjemahan yang kita miliki. Apakah Alkitab yang kita miliki –yang merupakan terjemahan itu—bisa berlaku sepanjang segala abad sehingga tidak setiap saat kita harus ganti dan beli yang baru? Sayang sekali, jawabannya negatif. Alkitab kita tidak bisa berlaku untuk selama-lamanya. (Lihat: V. Indra Sanjaya Pr., <i>Tentang Alkitab</i>, </span><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">Yogyakarta</span><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">: Kanisius, 2003, hlm. 41. Lihat juga: Christopher D. Hudson, Carol Smith dan Valerie Weidemann, Buku Pintar Alkitab: <i>Cara Terlengkap, Termudah, dan Menyenangkan untuk Memahami Firman Allah</i>, terj. Michael Wong, </span><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">Jakarta</span><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">: PT. Bethlehem Publisher, 2008).</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">Belum lagi Kristen Katolik dan Kristen berbeda pendapat tentang jumlah kitab suci. Sehingga muncullah istilah <i>“Apokripa” </i>(Injil-injil rahasia). (Lihat lebih detil: Deshi Ramadhani, sj, <i>Menguak Injil-injil Rahasia, </i></span><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">Yogyakarta</span><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">: Kanisius, 2007). Maka wajar sekali jika mereka “stress” dan kecewa dengan Kitab Suci mereka sendiri. Sehingga, pada tahun 1927, Alphonse Mingana, pendeta Kristen asal Iraq, orientalis dan mantan guru besar di Universitas Birmingham, Inggris, mengumumkan bahwa “sudah tiba saatnya sekarang untuk melakukan studi kritis terhadap teks Al-Quran sebagaimana telah kita lakukan terhadap kitab suci Yahudi yang berbahasa Ibrani-Arami dan kitab suci Kristen yang berbahasa Yunani (<i>The time has surely come to subject the text of the Kur’an to the same criticism as that to which we subject the Hebrew and Aramaic of the Jewish Bible, and the Greek of the Christian scriptures</i>)” (Lihat: Syamsuddin Arif, <i>Orientalis dan Diabolisme Pemikiran</i>, Jakarta: GIP, 2008, hlm. 3). </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">Mereka menyadari bahwa kitab suci mereka tidak lagi “asli”. Sehingga, atas dasar kebencian terhadap autentisitas dan orisinilitas Al-Quran mereka mencoba untuk meruntuhkan keagungannya lewat berbagai cara. (Lihat kajian kritis tentang usaha misionaris-orientalis dalam mengobok-obok Islam dan Al-Quran: Adnin Armas, <i>Metodologi Bibel dalam Studi Al-Quran</i>: Kajian Kritis, </span><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">Jakarta</span><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">: GIP, 2005). </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">Bahkan, untuk menolak kenabian (<i>nubuwwah</i>) Nabi Muhammad s.a.w. mereka berani melakukan manipulasi dan memutarbalikan ayat-ayat <i>Bible </i>yang meramalkan kehadirannya sebagai “nabi pamungkas”. (Lihat: Prof. David Benjamin Keldani (Abdul Ahad Dawud), <i>Menguak Misteri Muhammad s.a.w., </i></span><i><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">Jakarta</span></i><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">: Sahara Intisains, 2006).</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;"><img src="http://hidayatullah.com/images/stories/Al_Quran.jpg" style="float:left;" alt="Image" border="0" height="239" hspace="6" width="170" />Bagaimanapun Al-Quran akan tetap “agung” dan “berdiri tegar” di depan para penghujat dan para musuhnya. Pintu tantangan dari Al-Quran masih terbuka lebar bagi siapa yang ingin ‘menguji’ kebenaran dan keabsahan <i>The Last Testament </i>ini. Allah pun telah berjanji untuk senantiasa menjaga dan memelihara wahyu terakhir-Nya ini, </span></p>
<p class="MsoNormal"><i><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">“Sesungguhnya, Kamilah yang menurunkan al-Dzikra (Al-Quran) ini. Dan Kami pulalah yang memelihara (menjaga)nya.” </span></i><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">(QS. Al-Hijr [15]: 9). Inilah yang membuat mereka “putus asa” dari keagungan Islam. “<i>Pada hari ini orang-orang kafir telah berputus asa untuk (mengalahkan) agama kalian. Sebab itu janganlah kalian takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku</i>.” (QS. Al-Ma’idah [5]: 3). </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">Meski demikian, upaya “injilisasi” secara halus terhadap umat Islam –baik terang-terangan atau rahasia— tidaklah sesuatu yang boleh diabaikan. Bahkan tetap harus diwaspadai. <i>Wallahu a‘lamu bi al-shawab. </i>[<b>Qosim Nursheha Dzulhadi</b>, <i>penulis adalah peminat Studi Al-Quran- Hadits dan Kristologi. Penulis tinggal di Medan</i>/<a href="http://hidayatullah.com/">www.hidayatullah.com</a>]&#8211;tamat</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/antipemurtadan.wordpress.com/322/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/antipemurtadan.wordpress.com/322/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/antipemurtadan.wordpress.com/322/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/antipemurtadan.wordpress.com/322/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/antipemurtadan.wordpress.com/322/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/antipemurtadan.wordpress.com/322/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/antipemurtadan.wordpress.com/322/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/antipemurtadan.wordpress.com/322/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/antipemurtadan.wordpress.com/322/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/antipemurtadan.wordpress.com/322/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/antipemurtadan.wordpress.com/322/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/antipemurtadan.wordpress.com/322/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antipemurtadan.wordpress.com&blog=2532297&post=322&subd=antipemurtadan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antipemurtadan.wordpress.com/2008/04/04/waspadai-%e2%80%9cinjilisasi%e2%80%9d-umat-islam-bag-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8990f008c25e98358bb39798afa8fdd3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">antimurtad</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://antipemurtadan.files.wordpress.com/2008/04/bible460.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">bible460.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hidayatullah.com/images/stories/Al_Quran.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Image</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pemuka Kristen Yordania Desak Pemerintah Usir Para Misionaris Kristen Zionis</title>
		<link>http://antipemurtadan.wordpress.com/2008/03/13/pemuka-kristen-yordania-desak-pemerintah-usir-para-misionaris-kristen-zionis/</link>
		<comments>http://antipemurtadan.wordpress.com/2008/03/13/pemuka-kristen-yordania-desak-pemerintah-usir-para-misionaris-kristen-zionis/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Mar 2008 09:51:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antimurtad</dc:creator>
				<category><![CDATA[KRISTOLOGY]]></category>
		<category><![CDATA[Pemuka Kristen Yordania Desak Pemerintah Usir Para Misi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antipemurtadan.wordpress.com/?p=260</guid>
		<description><![CDATA[Umat Kristiani di Yordania mengecam aktivitas kelompok-kelompok misionaris dari negara lain, yang dianggap mengancam hubungan harmonis antara umat Kristiani dan Muslim yang selama ini terjalin dengan baik di Yordania. Mereka juga menuding kelompok-kelompok misionaris itu memiliki hubungan dengan gerakan kelompok Zionis.
Menurut Odeh Kawwas, penganut Kristen Yunani Ortodoks yang juga mantan anggota parlemen Yordania, masalah gerakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antipemurtadan.wordpress.com&blog=2532297&post=260&subd=antipemurtadan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img src="http://antipemurtadan.files.wordpress.com/2008/03/missionary_korean.jpg" alt="missionary_korean.jpg" align="left" />Umat Kristiani di Yordania mengecam aktivitas kelompok-kelompok misionaris dari negara lain, yang dianggap mengancam hubungan harmonis antara umat Kristiani dan Muslim yang selama ini terjalin dengan baik di Yordania. Mereka juga menuding kelompok-kelompok misionaris itu memiliki hubungan dengan gerakan kelompok Zionis.</p>
<p>Menurut <b>Odeh Kawwas</b>, penganut Kristen Yunani Ortodoks yang juga mantan anggota parlemen Yordania, masalah gerakan kelompok misionaris ini sebenarnya persoalan klasik yang tak kunjung usai. &#8220;<i>Mereka menciptakan perbedaan pendapat tentang isu-isu sensitif dan memprovokasi umat Kristiani di Yordania. Kami sudah empat tahun mendesak pemerintah agar menutup toko-toko Kristen yang tidak ada kaitannya dengan toleransi dan kekristenan</i>, &#8221; ujar Kawwas.<span id="more-260"></span></p>
<p>&#8220;<font color="red">Kelompok-kelompok misionaris itu punya agenda tersembunyi dan dekat dengan kelompok Kristen Zionis</font>, &#8221; lanjut Kawwas.</p>
<p>&#8220;<font color="red">Kelompok Kristen Zionis tidak masuk dalam gereja apapun, tapi mereka terus mencari pengikut dari gereja-gereja dan juga membujuk orang-orang Islam agar mau menjadi pengikut mereka</font>, &#8221; sambungnya.</p>
<p>Hal serupa diungkapkan oleh <b>Fahd Kheitan</b>, penganut Kristen yang juga seorang kolomnis di harian Al-Arab Al-Yawm. Kheitan mengatakan bahwa target misionaris Kristen Zionis itu adalah para jamaah gereja-gereja tradisional yang relijius. &#8220;Mereka juga ingin membuat hubungan keagamaan dengan gerakan Zionis, dan ini sangat berbahaya, &#8221; tukasnya.</p>
<p>Kristen Zionis adalah sebuah keyakinan yang dianut sejumlah umat Kristiani-kebanyakan di AS-bahwa Yahudi harus menguasai al-Quds pada saat kebangkitan kembali Kristus, sehingga Al-Quds bisa menjadi pusat agama Kristen. Atas dasar keyakinan itu, kalangan Kristen Zionis mendukung berdirinya negara Israel di atas wilayah Palestina. Mereka juga percayai, berdirinya negara Israel akan mempercepat kedatangan kedua Kristus ke bumi.</p>
<p>Kheitan menyesalkan sikap pemerintah Yordania yang tidak bisa berani melawan tekanan pemerintahan Bush di AS. &#8220;Tapi sekarang kerajaan nampaknya sudah menyadari bahwa situasi ini mengancam persatuan nasional, &#8221; imbuhnya.</p>
<p>Penganut Kristen di Yordania, jumlahnya empat persen dari enam juta orang total jumlah penduduk negeri itu. Bulan Februari lalu, pemerintah Yordania mendeportasi sejumlah warga negara asing karena terlibat dengan kegiatan pemurtadan dengan kedok kegiatan sosial. Warga negara asing yang dideportasi itu dilaporkan terdiri dari sejumlah pastor, misionaris dan mahasiswa di Sekolah Seminari Evangelis Yordania.</p>
<p>Menyusul pendeportasian itu, Gedung Putih menyatakan keprihatinannya. Menurut Sekretaris bidang Pers Dana Perino, Presiden George W. Bush menyatakan bahwa Yordania seharus memberi kebebasan bagi para misionaris itu untuk melakukan kegiatannya.</p>
<p>Laporan Biro Demokrasi AS pada tahun 2006 menyebutkan, ada 42 organisasi hak asasi manusia dan buruh serta kelompok misionaris yang beroperasi di Yordania. Sementara Presiden Yordan Baptist Convention mengungkapkan, pada tahun 2005 lebih dari 500 Muslim Yordania yang beralih agama ke agama Kristen yang bisa jadi penyebabnya karena dampak aktivitas kelompok-kelompok misionaris di negeri itu. (ln/iol/mol/eramuslim)</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/antipemurtadan.wordpress.com/260/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/antipemurtadan.wordpress.com/260/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/antipemurtadan.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/antipemurtadan.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/antipemurtadan.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/antipemurtadan.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/antipemurtadan.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/antipemurtadan.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/antipemurtadan.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/antipemurtadan.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/antipemurtadan.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/antipemurtadan.wordpress.com/260/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antipemurtadan.wordpress.com&blog=2532297&post=260&subd=antipemurtadan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antipemurtadan.wordpress.com/2008/03/13/pemuka-kristen-yordania-desak-pemerintah-usir-para-misionaris-kristen-zionis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8990f008c25e98358bb39798afa8fdd3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">antimurtad</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://antipemurtadan.files.wordpress.com/2008/03/missionary_korean.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">missionary_korean.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>YAHWEH ATAU ALLAH..??</title>
		<link>http://antipemurtadan.wordpress.com/2008/02/06/yahweh-atau-allah/</link>
		<comments>http://antipemurtadan.wordpress.com/2008/02/06/yahweh-atau-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Feb 2008 10:36:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antimurtad</dc:creator>
				<category><![CDATA[KRISTOLOGY]]></category>
		<category><![CDATA[YAHWEH ATAU ALLAH..??]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antipemurtadan.wordpress.com/2008/02/06/yahweh-atau-allah/</guid>
		<description><![CDATA[Dalam dunia Kristen saat ini terlihat ada gelombang pemikiran baru menyangkut tentang nama diri dari Tuhan. Sumber permasalahannya ternyata bukan datang dari ajaran diluar Kristen, namun merupakan reaksi dari kebingungan penganut Kristen sendiri tentang catatan nama Tuhan yang ada dalam Alkitab, baik berupa bahasa aslinya, maupun terjemahannya dalam Bahasa Indonesia. Salah satunya tulisan yang saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antipemurtadan.wordpress.com&blog=2532297&post=119&subd=antipemurtadan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img src="http://antipemurtadan.files.wordpress.com/2008/02/gkministries.jpg?w=217&#038;h=122" alt="gkministries.jpg" align="right" height="122" width="217" />Dalam dunia Kristen saat ini terlihat ada gelombang pemikiran baru menyangkut tentang nama diri dari Tuhan. Sumber permasalahannya ternyata bukan datang dari ajaran diluar Kristen, namun merupakan reaksi dari kebingungan penganut Kristen sendiri tentang catatan nama Tuhan yang ada dalam Alkitab, baik berupa bahasa aslinya, maupun terjemahannya dalam Bahasa Indonesia. Salah satunya tulisan yang saya baca pada website ini :</p>
<p><a href="http://gkmin.net/?p=49" target="_blank">http://gkmin.net/?p=49</a><br />
<span id="more-119"></span><br />
Intinya, tulisan tersebut berusaha untuk mengembalikan nama diri Tuhan yang dianggap telah keliru arti kembali menjadi Yahweh (YHWH). Saya sendiri tidak berminat ‘ikut campur’ memperdebatkan kata ataupun istilah ‘Allah, Tuhan, Yahweh’ sesuai fokus dalam tulisan pada website tersebut. Saya mencoba lebih memfokuskan diri kepada pertanyaan besar :</p>
<p>1. KAPAN NAMA ‘YHWH/YAHWEH’ SEBAGAI NAMA DIRI TUHAN PERTAMA KALI DIPERKENALKAN..??</p>
<p>Dalam Perjanjian Lama tercantum keterangan :</p>
<div class="box">Kel 6:2 (6-1) Selanjutnya berfirmanlah Allah kepada Musa: &#8220;Akulah TUHAN.<br />
Kel 6:3 (6-2) Aku telah menampakkan diri kepada Abraham, Ishak dan Yakub sebagai Allah Yang Mahakuasa, tetapi dengan nama-Ku TUHAN Aku belum menyatakan diri.</div>
<p>Kata ‘TUHAN’ berasal dari Bahasa aslinya ‘Yahweh’ atau ‘YHWH’ yang tertulis dalam sumber Perjanjian Lama berbahasa Ibrani. Untuk penjelasan lebih lengkap, anda bisa membacanya pada website ini :</p>
<p><a href="http://injil.ws/yesus/tuhan-allah.html" target="_blank">http://injil.ws/yesus/tuhan-allah.html</a></p>
<p>Maka ayat tersebut bisa dijelaskan bahwa Tuhan telah berbicara/berfirman kepada Musa, sebagai pihak yang dipercaya umat Kristen menulis 5 Kitab pertama dalam Perjanjian Lama, memberitahukan bahwa nama-Nya adalah ‘YHWH/Yahweh’ sebagai nama diri, sekaligus dinyatakan orang-orang sebelum itu belum mengenal nama diri tersebut. Namun si penulis yang sama mengaku hal yang berbeda :</p>
<div class="box"> Kej 4:26 Lahirlah seorang anak laki-laki bagi Set juga dan anak itu dinamainya Enos. <u>Waktu itulah orang mulai memanggil nama TUHAN</u>.</div>
<p>Set adalah anak dari Adam dan Hawa, dan nama diri Tuhan, yaitu ‘YHWH/Yahweh’ mulai dikenal orang pada jaman anak dari Set, bernama Enos lahir. Bunyi ayat tersebut jelas menerangkan kapan nama ‘YHWH/Yahweh’ pertama kali diperkenalkan (yang digaris-bawahi). Disini muncul pertanyaan : Mana dari kedua penjelasan tersebut yang benar..?? mengingat keduanya bicara soal WAKTU pertama kali nama &#8216;YHWH/Yahweh&#8217; diperkenalkan. Apakah keduanya bisa disinkronkan dan diartikan bahwa yang tidak mengenal nama YHWH/Yahweh sesuai Kel 6:3 itu hanyalah Abraham, Ishak dan Yakub saja..?? sedangkan orang lain sudah kenal dengan nama Tuhan tersebut, bahkan jauh sebelum ketiga orang tersebut hidup. Katakanlah kita membenarkan saja hal tersebut, sekalipun kedengarannya aneh mengingat Abraham, Ishak dan Yakub merupakan orang-orang pilihan yang ajaran dan perkataannya banyak dikutip dalam Alkitab dan tercatat sering ‘berdialog’ dengan Tuhan. Keterangan tersebut kembali ‘dimentahkan’ oleh tulisan dari orang yang sama, yaitu Musa (menurut anggapan Kristen) dalam ayat ini :</p>
<div class="box">Kej 4:1 Kemudian manusia itu bersetubuh dengan Hawa, isterinya, dan mengandunglah perempuan itu, lalu melahirkan Kain; maka kata perempuan itu: &#8220;Aku telah mendapat seorang anak laki-laki dengan pertolongan TUHAN.&#8221;</div>
<p>Terdapat apologi dari pemeluk Kristen menyatakan bahwa wajar saja dalam Kitab Kejadian yang menceritakan peristiwa sebelum jaman Musa sudah tertulis nama ‘YHWH/Yahweh’ karena kitab tersebut memang ditulis oleh Musa yang sudah mengenal nama diri Tuhan tersebut. Pendapat ini terlihat logis, misalnya untuk menjelaskan ayat ini :</p>
<div class="box"> Kej 2:4 Demikianlah riwayat langit dan bumi pada waktu diciptakan. Ketika TUHAN Allah menjadikan bumi dan langit, &#8211;</div>
<p>Kata ‘TUHAN’ merupakan terjemahan dari ‘YHWH/Yahweh’ dan kata ‘Allah’ diterjemahkan dari asal kata ‘Elohim’. Disitu bisa kita jelaskan bahwa Musa menceritakan tentang Tuhan yang sudah diketahui namanya menciptakan alam semesta, kejadian penciptaan memang dimasa silam, namun keterangannya dibuat pada jaman Musa. Ini adalah penjelasan yang masuk akal. Namun bagaimana menjelaskan Kej 4:1 yang menceritakan tentang UCAPAN dari Hawa yang adalah nenek dari Enos, kata yang keluar dari mulutnya menyebut ‘YHWH/Yahweh’. Alasan bahwa tulisan tersebut dibuat pada jaman Musa tidak bisa menolong, karena sekalipun ditulis kapanpun setelahnya, ucapan atau perkataan orang yang dikutip tentu harus sesuai dengan apa yang diucapkan orang tersebut pada waktu itu. Beda halnya kalau si pengarangnya sendiri memberikan informasi atau penjelasan tentang sesuatu dimana lampau.</p>
<p>Maka untuk kasus ‘perkataan Hawa’ ini terdapat 2 kemungkinan :</p>
<p>a. Faktanya Hawa sama sekali tidak menyebut ‘YHWH/Yahweh’ ketika menyambut kelahiran Kain, itu hanyalah merupakan kata TAMBAHAN dari si pengarang kitab tersebut.<br />
b. Atau Hawa memang menyebut nama diri Tuhan, namun yang pasti bukan ‘YHWH/Yahweh’, ada nama diri dari Tuhan lain yang sudah dikenal oleh Hawa pada waktu itu.</p>
<p>2. APAKAH ADA NAMA DIRI TUHAN SEBELUM DIPERKENALKAN PADA MUSA..??</p>
<p>Kita mencoba menelusuri jawaban pertanyaan tersebut, dari ‘rimba-raya’ 5 Kitab Musa, terutama yang mencantumkan kisah-kisah manusia sebelum nama ‘YHWH/Yahweh’ diperkenalkan kepada Musa. Saya sendiri tidak akan mempermasalahkan ayat yang berbentuk ucapan/tulisan si penulisnya, namun fokus kepada perkataan/ucapan orang yang dikutip dalam kitab tersebut :</p>
<div class="box">Kej. 15:2 Abram menjawab: &#8220;Ya Tuhan ALLAH, apakah yang akan Engkau berikan kepadaku, karena aku akan meninggal dengan tidak mempunyai anak, dan yang akan mewarisi rumahku ialah Eliezer, orang Damsyik itu.&#8221;</div>
<p>.</p>
<div class="box">Kej. 15:8 Kata Abram: &#8220;Ya Tuhan ALLAH, dari manakah aku tahu, bahwa aku akan memilikinya?&#8221;</div>
<p>.</p>
<p>Abraham memanggil Tuhannya dengan panggilan ‘Tuhan ALLAH’, berasal dari kata ‘Elohim Yahweh’. Dalam kitab Kel 6:3 jelas dan terang dikatakan bahwa Ibrahim belum diperkenalkan dengan nama diri Tuhan “YHWH/Yahweh’, maka muncul pertanyaan : apa nama Tuhan yang sebenarnya keluar dari mulut Abraham tersebut..?? Apakah Abraham hanya menyebut kata ‘Tuhan’ atau ‘Elohim’ saja sebagai nama jabatan/sebutan/gelar, atau memang menyebut dua-duanya, yang satu merupakan nama jabatan, yang lainnya adalah nama diri Tuhan yang memang sudah dikenal Abraham, namun nama tersebut yang pasti bukan ‘YHWH/Yahweh’…</p>
<p>Dalam banyak ayat, kita juga menemukan istilah ‘El/Elohim/Eloah’ yang diakui oleh pihak Kristen sendiri merupakan nama yang paling ‘dini’ ditemukan dalam Alkitab. Nama ‘El/Elohim/Eloah’ juga diakui punya dua makna, yaitu sebagai ‘nama diri’ dan sebagai ‘nama jabatan’ (lihat <a href="http://injil.ws/yesus/tuhan-allah.html" target="_blank">http://injil.ws/yesus/tuhan-allah.html</a> ). Lalu darimana kita tahu ketika manusia sebelum Musa menyebut ‘El/Elohim/Eloah’ itu harus diartikan dengan nama jabatan dan bukan nama diri. Itu hanyalah merupakan ‘pengarahan’ dari 5 kitab Musa yang sudah menyatakan nama diri Tuhan adalah ‘YHWH/Yahweh’, karena adanya pernyataan tersebut maka nama ‘El/Elohim/Eloah’ diposisikan sebagai nama jabatan dan bukan nama diri.</p>
<p>Dari tulisan diatas, bisa disimpulkan :</p>
<p>a. Satu-satunya sumber penjelasan tentang nama diri Tuhan ‘YHWH/Yahweh’ hanyalah 5 kitab Musa, yang ditulis/kesaksian oleh Musa seorang diri (sesuai pemahaman Kristen).<br />
b. Penjelasan tentang kapan pertama kali nama diri Tuhan ‘YHWH/Yahweh’ diperkenalkan ternyata simpang siur.<br />
c. Penjelasan tentang nama diri Tuhan ‘YHWH/Yahweh’ dalam kitab tersebut ternyata mempunyai kesalahan dan tidak berdasarkan fakta yang sebenarnya.<br />
d. Ada indikasi dalam kitab tersebut bahwa orang-orang sebelum jaman Musa telah menyebut nama diri Tuhan yang lain.<br />
e. Ada indikasi bahwa nama diri Tuhan tesebut adalah ‘El/Elohim/Eloah’ yang mirip dengan nama diri Tuhan dalam ajaran Islam yaitu ‘Allah’</p>
<p>3. BAGAIMANA CERITANYA MENURUT AL-QUR’AN…??</p>
<p>Sekarang kita coba mengemukakan berdasarkan sumber yang lain, sebagaimana 5 kitab Musa, sumber tersebut juga berdasarkan ‘kesaksian seorang diri’ dari nabi Muhammad SAW. Saya sendiri tidak menemukan kata ‘Allah’ keluar dari mulut nabi Adam dan Hawa termasuk juga ketika Al-Qur’an bercerita tentang penciptaan manusia dan kehidupan kedua nenek moyang umat manusia tersebut ketika berada di ‘jannah’. Satu-satunya sebutan Tuhan yang ada, hanyalah kata ‘rabb’, yaitu bahasa Arab dari nama jabatan Tuhan :</p>
<div class="box">[7:23] Keduanya berkata: &#8220;Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.</div>
<p>Saya juga tidak menemukan nama diri ‘Allah’ tersebut keluar dari mulut Iblis maupun malaikat pada peristiwa tersebut. Para malaikat dicatat menyebut kata ganti orang pertama ‘Engkau’ dan Iblispun juga demikian, selain menyebut ‘Engkau’ juga menyebut kata ‘Tuhan’ sebagai nama jabatan. Apa rahasia dibalik ini..?? Apakah waktu disurga dan ketika Adam dan Hawa diturunkan ke bumi, Allah belum memperkenalkan nama-Nya..?? Manusia yang pertama yang menyebut nama Allah adalah Habil, anak nabi Adam dan Hawa :</p>
<div class="box">[5:27] Berkata Habil: &#8220;Sesungguhnya Allah hanya menerima (korban) dari orang-orang yang bertakwa&#8221;.</div>
<p>Darimana Habil mengetahui nama diri Tuhan tersebut..?? Apakah dari kedua orang tuanya..?? Disini kita bisa menganalisa bahwa ‘kemungkinan besar’ nama diri Tuhan sudah diperkenalkan sejak Adam pertama kali diciptakan dan berdiam di ‘jannah’ bersama istri beliau. Logikanya, kalau Tuhan memberikan pengetahuan tentang nama-nama sesuatu, maka pertama kali yang akan diberitahukan-Nya pastilah nama-Nya sendiri. Apalagi Adam dan Hawa pertama kali tinggal disurga, ‘rumah’ Tuhan dan berkumpul bersama Tuhan. Tidak masuk akal kalau anda misalnya tinggal di istana Presiden RI, namun selama anda berdiam disitu bertahun-tahun sama sekali tidak diperkenalkan siapa nama Presidennya. Jadi ketika Al-Qur’an menerangkan :</p>
<div class="box">[2:31] Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat lalu berfirman: &#8220;Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu memang benar orang-orang yang benar!&#8221;</div>
<p>Apakah masuk akal kalau Allah memberi pengetahuan kepada Adam tentang nama benda ; bumi, langit, burung, pohon, binatang..tapi tidak memperkenalkan nama diri-Nya sendiri..?? Sekalipun Al-Qur&#8217;an tidak menginformasikannya, namun berdasarkan ayat-ayat lain yang bisa kita &#8216;rangkai&#8217; dengan akal sehat, kesimpulan akan mengarah kepada : Tuhan memang telah memperkenalkan nama diri-Nya sejak pertama-kali manusia diciptakan. Selanjutnya secara konsisten, Al-Qur’an menyampaikan manusia setelah itu mengenal nama diri Allah sebagai nama Tuhan yang harus disembah :</p>
<div class="box">[7:59] Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya lalu ia berkata: &#8220;Wahai kaumku sembahlah Allah, sekali-kali tak ada Tuhan bagimu selain-Nya.&#8221;<br />
[21:66] Ibrahim berkata: Maka mengapakah kamu menyembah selain Allah sesuatu yang tidak dapat memberi manfa&#8217;at sedikitpun dan tidak (pula) memberi mudharat kepada kamu?&#8221;<br />
[12:66]maka Ya&#8217;qub berkata: &#8220;Allah adalah saksi terhadap apa yang kita ucapkan (ini)&#8221;.</div>
<p>Bahkan Al-Qur’an juga menjelaskan nabi dan Rasul Allah sesudah itu juga memanggil Allah sebagai nama diri Tuhan yang harus disembah :</p>
<div class="box">[7:140] Musa menjawab: &#8220;Patutkah aku mencari Tuhan untuk kamu yang selain dari pada Allah, padahal Dialah yang telah melebihkan kamu atas segala umat.<br />
[5:72] Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: &#8220;Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam&#8221;, padahal Al Masih (sendiri) berkata: &#8220;Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu&#8221;.</div>
<p>Khususnya buat nabi Isa Almasih, ternyata berdasarkan catatan alkitab Perjanjian Baru, beliau juga menyebut kata ‘El/Elohim/Eloah’, atau yang mirip dengan bunyi kata tersebut. Kitab Perjanjian Baru aslinya ditulis dalam Bahasa Yunani, namun khusus untuk ucapan Yesus ini, kalimatnya tidak diterjemahkan :</p>
<p><i>Menarik sekali bahwa ketika Yesus sendiri berseru di kayu salib ia menterjemahkan kata &#8216;El&#8217; dalam bahasa Ibrani itu menjadi &#8216;Eloi&#8217; dalam bahasa Aram yang dalam terjemahan LAI disebut sebagai bahasa Ibrani. Bahasa aslinya sebenarnya adalah &#8216;hebraic dialekto&#8217; (dialek Ibrani) atau &#8216;hebraisti&#8217; (lidah orang Ibrani).<br />
<a href="http://injil.ws/yesus/tuhan-allah.html" target="_blank">http://injil.ws/yesus/tuhan-allah.html</a> </i></p>
<p>Ternyata Yesus tidak berseru ‘YHWH/Yahweh’, padahal beliau waktu itu bukan dalam kondisi dan situasi ‘sembarangan’ sesuai larangan dalam Perjanjian Lama :</p>
<div class="box">Kel 20:7 Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan.</div>
<p>Tidak seorangpun punya pikiran kalau ketika itu Yesus memanggil nama diri Tuhan &#8216;YHWH/Yahweh&#8217; artinya Yesus sudah memanggil nama Tuhan dengan sembarangan, justru seharusnya dalam kondisi kritis tersebutlah Yesus paling pantas memanggil nama diri Tuhan yang dikeramatkan kaum Yahudi tersebut. lalu mengapa Yesus sampai lupa dan malah memanggil nama Tuhan yang lain..??</p>
<p>4. PERKEMBANGAN BAHASA</p>
<p>Dalam beberapa penjelasan, termasuk dalam tafsir Al-Qur’an, dijelaskan bahwa kata ‘Allah’ sebagai nama diri bisa berasal dari Bahasa Arabnya ‘al-ilaah’ :</p>
<p><i>Tetapi banyak ulama berpendapat, bahwa kata ‘Allah’ asalnya adalah ‘Ilaah’, yang dibubuhi huruf ‘Alif’ dan ‘Laam’ dan dengan demikian, ‘Allah’ merupakan nama khusus, karena itu tidak dikenal bentuk jamaknya. Sedangkan ‘Ilaah’ adalah nama yang bersifat umum dan yang dapat berbentuk jamak (plural), yaitu ‘Alihah’. Dalam Bahasa Inggeris, baik yang bersifat umum maupun khusus, keduanya diterjemahkan dengan ‘god’, demikian juga dalam Bahasa Indonesia keduanya dapat diterjemahkan dengan ‘tuhan’, tapi cara penulisannya dibedakan. Yang bersifat umum ditulis dengan huruf kecil ‘god/tuhan’, dan yang bermakna khusus ditulis dengan huruf besar ‘God/Tuhan’.<br />
<a href="http://forum.swaramuslim.com/more.php?id=3870_0_14_0_M" target="_blank"></a></i></p>
<p>Sekarang bagaimana kalau logikanya kita balik..?? kata ‘al-ilaah’ tersebut justru berasal dari nama diri Allah..??, dalam pekembangan suatu bahasa, umum kita temukan nama diri seseorang berkembang menjadi suatu istilah/sebutan gelar. Misalnya nama diri Adam, kemudian berkembang menjadi suatu istilah buat laki-laki, misalnya disebut : kaum adam untuk menunjukkan sekelompok laki-laki. Contoh tersebut bukan tidak mungkin terjadi kepada nama diri ‘Allah’. Dalam perkembangannya kemudian Bahasa Arab mengadopsi nama yang sudah dikenal umat manusia sejak pertama itu menjadi istilah untuk sesuatu ‘Yang Disembah’..</p>
<p>[sumber:swaramuslim]</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/antipemurtadan.wordpress.com/119/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/antipemurtadan.wordpress.com/119/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/antipemurtadan.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/antipemurtadan.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/antipemurtadan.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/antipemurtadan.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/antipemurtadan.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/antipemurtadan.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/antipemurtadan.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/antipemurtadan.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/antipemurtadan.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/antipemurtadan.wordpress.com/119/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antipemurtadan.wordpress.com&blog=2532297&post=119&subd=antipemurtadan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antipemurtadan.wordpress.com/2008/02/06/yahweh-atau-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8990f008c25e98358bb39798afa8fdd3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">antimurtad</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://antipemurtadan.files.wordpress.com/2008/02/gkministries.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">gkministries.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>