Oleh: antimurtad | Januari 8, 2009

Hari Ke 12. Presiden Mubarak: Hamas Tidak Boleh Menang

 

Menurut Komisi Tinggi Urusan Pengungsi PBB (UNHCR), sampai hari Rabu (7/1/2009), pemerintah Mesir masih melarang bantuan masuk ke Gaza. Hal ini disampaikan Jurubicara UNHCR, Ron Redmond kepada wartawan di Jenewa, Swiss. Sampai hari ini UNHCR belum dapat mengeluarkan muslim Gaza dari perang yang sedang berkecamuk, akibat larangan pemerintah Mesir.

Akibat larangan ini kondisi Muslim Gaza, semakin memburuk, karena tidak dapatnya bantuan masuk ke wilayah yang sedang dilanda agresi rejim Zionis-Israel. Pemerintah Mesir membiarkan tragedi kemanusiaan yang dialami muslim Gaza, dan tidak ada sedikitkan belaskasihan atas kondisi mereka. Dan, yang sangat menarik, ketika Presiden Hosni Mubarak bertemu dengan delegasi Uni Eropa, menyatakan : ‘Hamas tidak boleh menang dalam perang melawan Israel”, tegas Mubarak.

Memasuki hari ke 12, agresi militer yang dilakukan rejim Zionis-Israel, semakin dahsyat, serangan dari udara, darat, dan luat terus mereka lakukan dengan gencar. Sampai hari Rabu (7/1/2009), telah syahid 680 muslim Gaza, yang sebagian besar adalah anak-anak, dan wanita. Jumlah yang luka, lebih besar lagi, tak kurang angka yang tercatat mencapai 3100 muslim Gaza yang luka atau cedera.

Banyaknya jumlah korban sipil, karena militer rejim Zionis-Israel terus mengintensivekan pemboman ke arah gedung-gedung, flat, sekolah, rumah sakit, terus menjadi target sasaran serangan Zionis-Israel. Tentara pendudukan Zionis-Israel itu, menghancurkan seluruh sarana, yang dicurigai sebagai tempat pejuang Hamas.

Brigade Izzuddin al-Qassam bertekad menyerang kembali tentara Israel, hanya dengan menggunakan alat-alat peledak, yang mereka buat sendiri. Selanjutnya, Brigade al-Qassam setelah menyerang tentara Israel, para pejuangnya menembaki tank Merkava dengan menggunakan senjata berat dan RPG. Perang yang terjadi di Zeiton ini, berlangsung dalam waktu yang lama. Tidak disebutkan situasi perang yang terjadi di Zeiton itu.

 

Sementara itu, Dr.Hussein Ashur, Direktur Rumah Sakit Shifa, rumah sakit terbesar di Gaza, menyatakan sudah tidak ada tempat lagi untuk menampungkan korban agresi militer rejim Zionis-Israel. Dalam satu hari mencatat 40 orang syuhada yang dikirim ke rumah sakit, dan lebih 100 oran yang luka dan cedera, terutama wanita dan anak-anak. Ashrur menyerukan dukungan internasional, khususnya dalam menghadapi ‘humanitarian disaster’ (bencana kemanusiaan), yang dahsyat.

Dibagian lain, tentara pendudukan rejim Zionis-Israel, menghentikan serangannya selama ‘tiga jam’, ini hanyalah untuk membungkus kebiadan busuknya, yang sudah menghancurkan dan membunuh secara biadab muslim Gaza.

Alasan rejim Zionis-Israel menghentikan serangannya selama tiga jam itu, guna membarikan kesempatan kepada lembaga kemanusiaan, yang mengirimkan bantuan ke wilayah perang.

Tapi, Mohammad Nazal menilai pelonggaran yang dilakukan rejim Zionis-Israel dengan memberikan waktu jeda tiga jam itu, dinilai Nazal sebagai tindakan ‘bodoh’. Karena, waktu tiga jam itu, sangatlah tidak cukup untuk misi kemanusiaan, yang dibutuhkan bagi muslim Gaza,yang menjadi korban agresi militernya. Dalam satu hari serangan udara terhadap sekolah-sekolah yang dikelola PBB, lebih dari 100 yang syahid. Belum lagi yang luka-luka, ratusan jumlahnya.

Sementara itu, hari Selasa (6/1/2009) Presiden Mesir Hosni Mubarak, yang menangapi kunjungan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy, yang mengambil prakarsa gencatan senjata di Gaza, Mubarak mensyaratkan bagi proses gencatan senjata, harus diawali dengan fihak Hamas, menghentikan serangan roketnya ke Israel.

Prakarsa damai itu tidak eksplisit menyebutkan penghentian agresi rejim Zionis-Israel, tetapi hanyalah menyebutkan sebuah kondisi menuju gencatan senjata. Mubarak juga hanya setuju gencatan senjata itu sifatnya sangat terbatas, terutama bagi penyaluran bantuan kepada rakyat muslim di Gaza.

Pemimpin Mesir itu juga menginginkan agar Hamas tidak mendorong terjadi eskalasi (perluasan) perang, selebihnya usaha-usaha gencatan senjata melaluli dialog harus dibawah pengawasan Mesir. Dalam kesempatan sebelum meninggalkan Mesir, Presiden Prancis, Nicolas Sarkozy, mkengulang kembali pernyataan Mubarak, bahwa gencatan senjata hanya bisa diupayakan, bila Hamas harus lebih dahulu menghentikan serangan roketnya ke wilayah Israel. Jadi Presiden Mesir, Hosni Mubarak, benar-benar menjadi juru bicara Israel.

Tentu yang palaing menarik, hari Senin (5/1/2009), Hamas mengirimkan pejabatnya berkunjung ke Cairo, mendiskusikan kondisi dan perkembangan yang tejadi di Gaza. Dalam kesempatan diskusi antara delegasi Hamas dengan para pejabat Mesir, terbetik ungkapan, bahwa ketika Presiden Mesir Hosni Mubarak bertemu dengan para pejabat Uni Eropa, Mubarak menyatakan : “Hamas tidak boleh menang dalam perang melawan Israel”. (M/Pic).


Responses

  1. mesir akan dilaknat allah!! dan mubarak akan terkubur bersama antek zionis dan freemasonry yang lain!!!

  2. mubarak = zionis dan freemansonry

  3. the name of Allah , I did not believe if hosni mubarak really blessed – true Muslim, my reason because of not having a Muslim then that was willing if his brother in killed shamefully by the person who became the enemy of Islam moreover in front of his eyes.I ask for people mesir where the spirit omar mocktar that died in a holy war defended the country and his religion, that were true definitely will win and that cruel definitely would lose. saw for the person who allowed his brothers to suffer definitely Allah will leave him alone and would not care it.I asked to your faithful person has in called by Allah to fight a holy war fisabillah and don’t you turned away from him because of being frightened of the death actually the death will come when and where over. said LAILLAH HA ILLALLAH for that could not to wage war definitely will come Allah’s help to Hamas troops and troops that fought a holy war in Allah’s road.ALLAHU AKBAR 1000X


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: