Oleh: antimurtad | Februari 19, 2009

Reformasi Yahudi Ala Saudi

SAUDI ARAB SUMMITDunia Arab gempar. Pasalnya, secara mengejutkan dan tak terduga, Arab Saudi mengangkat seorang perempuan, Noura bin Abdullah Al Faez sebagai Deputi Menteri Pendidikan dan Pengajaran Urusan Perempuan. Pengangkatannya dilaksanakan tiga hari yang lalu oleh Raja Abdullah bin Abdul Azis. Sontak, keputusan Raja Abdullah mengundang tanda tanya besar terutama di kalangan orang Arab.

Pengangkatan Noura bin Abdullah Al Faez ini adalah pertama kalinya dalam sejarah Arab Saudi. Negara ini dikenal sebagai negara yang konservatif dalam urusan pemerintahan. Apa tanggapan pemerintahan Saudi sendiri?

Menteri Informasi Saudi, Abdul Aziz al-Khoja mengatakan bahwa, “Kerajaan Saudi sedang menyampaikan pesan yang jelas kepada dunia bahwa kami sedang menuju arah yang moderat, toleran dan fleksibel.”

“Ini adalah penghargaan bukan hanya untuk saya, tapi juga untuk semua perempuan Arab Saudi,” tanggapan Noura. Sebelum menjabat sebagai meneteri sekarang ini, Nourah al-Faez, ibu lima anak, sempat memegang jabatan senior pada Institut Administrasi Publik Arab Saudi. Sekarang ia bertanggung jawab pada masalah pendidikan anak-anak perempuan, yang di Saudi Arabia menjadi bagian tersendiri dari Departemen Pendidikan. Ia adalah lulusan universitas Amerika.

Raja Abdullah, Sang Reformis?

Sebelum diangkat menjadi raja, Abdullah memang dikenal sebagai orang yang bertindak di luar kebiasaan orang Arab. Tujuh tahun lalu, ia yang pertama kali melontarkan ide damai antara Israel dan Timur Tengah. Inisiatif tersebut meminta Israel mundur dari tanah yang diduduki tahun 1967 dengan imbalan hubungan diplomatik Israel dan dunia Arab secara kolektif, berdirinya negara Palestina dengan ibu kota Jerusalem Timur, serta solusi adil pengungsi Palestina. Usulan ini, walau jelas disetujui oleh pihak Israel dan AS, tetapi ditolak mentah-mentah oleh Palestina.

Ia naik takhta 3 Agustus 2005 setelah wafatnya Raja Fahd. Ia sebenarnya sudah penguasa de facto sejak tahun 1995 ketika Raja Fahd terserang stroke. Abdullah adalah salah satu dari 37 putra Raja Abdul Aziz bin Abdul Rahman Al Suud (pendiri Arab Saudi modern) yang lahir dari Fahada binti Asi-al Syuraim, istri kedelapan Abdul Aziz dari keluarga Rasyid.

Ia adalah seorang putra mahkota dan kemudian raja yang paling sering menyebut kalimat pembaruan dan perubahan diberbagai forum. Misalnya, Abdullah dalam beberapa tahun terakhir ini aktif menggelar dialog nasional membahas berbagai isu, khususnya isu reformasi, dengan melibatkan berbagai tokoh masyarakat. Ia juga mengizinkan pemilihan langsung anggota kota praja (Dewan Konsultatif) secara nasional sejak awal tahun 2005. Ia juga membuka kesempatan bagi pemodal asing menanamkan investasi di bidang eksplorasi dan produksi gas. Akibatnya, AS semakin meraja lela di bumi Arab. Beberapa bulan lalu, ia pun mengizinkan film Hollywood diputar di bioskop Saudi. Sebelumnya, Saudi adalah negara yang terkenal tidak memiliki bioskop.

Ia dikenal sangat dekat dengan George W. Bush, mantan Presiden AS. New York Times bahkan menyebut Saudi sebagai “House of Bush, House of Saud”.

Abdullah bin Abdul Aziz al-Saud lahir tahun 1924. Ia adalah Raja Arab Saudi yang keenam. Dari empat istrinya lahir 10 putra dan 10 putri. Abdullah mendapat pendidikan tradisional di lingkungan Sekolah Kerajaan di tangan para ulama kenamaan dan dibesarkan di bawah pengawasan langsung Raja Abdul Aziz. (sa/cnn/guard/berbagaisumber)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: