Oleh: antimurtad | Mei 15, 2009

33 Warga yang Menempati Tanah Sengketa Berniat Gugat Wali Kota

Bentrok Bacip Berbuntut Gugatan

Sebanyak 33 warga RT 06 dan RT 07/RW 07 Kel. Babakan, Kec. Babakan Ciparay, Kota Bandung berniat menggugat Wali Kota Bandung dan Satpol PP Kota Bandung. Gugatan mereka terkait dengan peristiwa bentrokan sengketa tanah di Kel. Babakan pada 5 Mei lalu.

Menanggapi rencana gugatan yang dialamatkan kepada dirinya, Wali Kota Bandung, Dada Rosada yang ditemui wartawan usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung di Gedung DPRD Kota Bandung, Jln Aceh, Kamis (14/5) mengatakan, gugatan tersebut merupakan hak warga. Dada mempersilakan warga mengajukan gugatan, karena langkah itu bisa menyelesaikan dan memperjelas masalah yang sesungguhnya.Terkait rencana gugatan yang akan dilayangkan, kuasa hukum warga, Reinhard C. Marpaung, S.H. mengatakan, warga menggugat kerugian materil sebesar Rp 300 juta dan imateril Rp 1.000. Menurut Reinhard, saat bentrokan terjadi, ada perbuatan melawan hukum serta kerugian yang diderita warga saat pembongkaran. Dari 20 bangunan yang dibongkar, setelah dihitung warga mengalami kerugian senilai Rp 300 juta.

“Untuk menangani kasus ini, kami telah membentuk tim kuasa hukum gabungan dari beberapa kantor hukum. Tim itu berjumlah 20 orang pengacara, juga dibantu LSM Koalisi Komite Advokasi Lingkungan Hidup dan Hak Sipil,” kata Reinhard kepada wartawan di PN Bandung, Kamis (14/5).

Gugatan yang rencananya akan didaftarkan ke Pengadilan Negeri (PN) Bandung pada Senin (18/5) mendatang ini, tambah Reinhard, akan ditujukan langsung kepada Wali Kota Bandung dan Kepala Satpol PP Kota Bandung, Ferdi Ligaswara. “Sengketa tanah antarwarga ini ‘kan masih dalam proses hukum di PN Bandung. Jadi sebelum ada putusan tetap dari pengadilan, setiap tanah sengketa tidak diperbolehkan dieksekusi,” ungkapnya.

Kuasa hukum warga lainnya, Agung Subagiyono mengatakan, tim kuasa hukum warga akan meminta penangguhan atas penahanan 14 warga yang diduga terlibat dalam bentrokan. Alasannya, mereka tulang punggung keluarga.

Agung menegaskan, warga tidak akan menolak dan akan pindah dari lokasi jika putusan pengadilan sudah ada dan menyatakan pihak warga kalah. “Tidak perlu ganti rugi pun enggak masalah. Asal ada ketetapan hukum yang jelas,” katanya.

Lebih baik

Sementara itu, Wali Kota Bandung, Dada Rosada yang dimintai komentarnya tentang rencana gugatan warga mengatakan, lebih baik masalah tersebut memang diselesaikan lewat proses hukum. “Dengan begitu, penyelesaian masalah pun akan lebih jelas,” katanya.

Menurut Dada, rencana warga tersebut tidak bisa dihalangi. “Silakan saja kalau warga mau menggugat saya. Karena saya yakin, semua masalah sebenarnya bisa diselesaikan kok. Termasuk salah satunya menempuh jalur hukum. Daripada saling pukul,” ujarnya. (galamedia /B.113/B.114)**


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: