Oleh: antimurtad | Oktober 31, 2009

Dua Orang di Amerika Ditahan Karena Berencana Menyerang Koran Denmark Penghina Nabi

departemen_kehakiman_amerikaPihak berwenang Amerika mendakwa dua pria atas perencanaan menyerang koran Denmark yang pernah menerbitkan gambar Nabi Muhammad yang memicu protes besar di dunia, kata Departemen Kehakiman hari Selasa.

Pihak berwenang Amerika menuduh David Headley, seorang warga negara Amerika, berkonspirasi melakukan aksi terorisme karena terbang ke Denmark awal tahun ini untuk mencari target potensial dan terlibat pembicaraan mengenai usaha aksi tersebut dengan orang lain di Pakistan.

Pria tersebut ditangkap saat akan meninggalkan Chicago pada tanggal 3 Oktober lalu saat akan menuju Pakistan, kata agensi tersebut.

Pada 18 Oktober, juga ditangkap pria bernama Tahawwur Hussain Rana, warga Kanada yang tinggal di Chicago, dengan tuduhan berkonspirasi membantu Headly bepergian keluar negeri dan membicarakan target-targer potensial dengan dia, menurut pernyataan Departemen Kehakiman.

Jika terbukti, Headly akan menghadapi hukuman seumur hidup di penjara, sementara Rana akan menjalani hukuman 15 tahun penjara.

Terkait Al Qaida

Headly dituduh menghubungi konspirator di luar negeri, termasuk Ilyas Kashmiri, nama terakhir ini di identifikasi sebagai “Kepala operasional dari Azad Kashmir, dari kelompok Harakat-ul Jihad Islami (HUJI), sebuah organisasi berbasis di Pakistan yang berhubungan dengan Al Qaida. Headly juga dituduh menghubungi sesorang yang terhubung dengan gerakan Lashkar-e-Taiba, kelompok terakhir ini adalah yang melakukan serangan spektakuler di Mumbay beberapa waktu lalu.

Kartun nabi yang diposting di koran Morgenavisen Jyllands-Posten membuat marah umat Muslim seluruh dunia pada January dan Februari 2006. Koran Denmark tersebut pertama kali mempublikasikan gambar Nabi Muhammad pada September 2005.

Pada saat itu, para demonstran membakar bendera Denmark dan aksi mencapai puncaknya pada Februari 2006 dengan dibakarnya kantor diplomat Denmark di Damaskus dan Beirut dan menyebabkan puluhan orang meninggal di Nigeria, Libya dan Pakistan.

Headly, yang mengganti namanya menjadi Daud Gilani pada 2006, “diidentifikasi dan terlibat mengawasi target-target teroris yang potensial di Denmark, dua kali melakukan perjalanan ke Denmark pada Januari dan Juli 2009, dan berusaha mengirimkan laporan mengenai usahanya ke konspirator lain di Pakistan”.

Sedangkan Rana, “dituduh membantu Headly atau Daud bepergian keluar negeri dan menyembunyikan tujuan mereka untuk memonitor target teror yang potensial di luar negeri, dia juga membicarakan target potensial dan melakukan serangan bersama Headly”.

[muslimdaily.net/aby]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: