Oleh: antimurtad | Juli 4, 2011

Akhirnya, Panji Gumilangpun Menjadi Tersangka

Bola salju semakin mengelinding dan Bareskrim Polri didesak mengembangkan pemeriksaan terhadap Panji Gumilang ke dugaan keterlibatan dalam jaringan Negara Islam Indonesia, bukan hanya terkait dugaan pemalsuan dokumen kepengurusan Yayasan Pesantren Indonesia.

“Penyidik mestinya kembangkan pemeriksaan ke makar,” kata Imam Supriyanto, yang melaporkan Panji, ketika dihubungi Kompas.com, Rabu (29/6/2011). Imam dimintai tanggapan mengenai pemeriksaan Panji kemarin yang hanya seputar kasus pemalsuan.

Imam adalah orang yang melaporkan Panji setelah namanya dicoret dalam struktur pengurus Yayasan Pesantren Indonesia (YPI) yang menaungi Pondok Pesantren Al Zaytun di Indramayu, Jawa Barat. Imam dan Panji adalah pendiri YPI.

Imam mengatakan, dirinya sudah menjelaskan berbagai hal mengenai posisi Panji sebagai pemimpin Negara Islam Indonesia (NII) saat diperiksa penyidik. Selain itu, ia juga sudah memberikan berbagai barang bukti keterlibatan Panji dalam NII.

“Saya sudah sama-sama dengan dia (Panji) di NII sejak tahun 1988. Perjalanan saya dengan Panji sudah saya ceritakan ke penyidik,” kata pria yang mengaku mantan Menteri Peningkatan Produksi NII itu. “Saya sudah berikan dokumen-dokumen, pidato pertanggungjawaban Panji di hadapan majelis syuro, catatan hasil sidang dewan syuro tentang pengangkatan imam, kabinet, anggota legislatif, dan lain-lain,” tutur Imam.

Selain itu, tambah dia, terungkapnya jaringan NII wilayah Jawa Tengah memperlihatkan NII masih aktif serta memperkuat keterlibatan Panji. Pasalnya, kata dia, penyidik memiliki bukti tanda terima dari Gubernur NII Jateng ke Menteri Keuangan NII sebelum diterima Panji.

Ketika dimintai tanggapan pengakuan Panji yang tak mengerti soal NII, Imam menjawab, “Maling mana mau ngaku.”
Penetapan Sebagai Tersangka
Maka pada hari Sabtu, Panji Gumilang ditetapkan sebagai tersangka. Pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun, Panji Gumilang terancam dipenjarakan selama delapan tahun penjara. Panji Gumilang resmi menjadi tersangka dugaan pemalsuan surat.

“Kalau pemalsuan, bisa 7-8 tahun penjara (ancaman hukuman),” ujar Kabag Penum Mabes Polri Kombes Pol. Boy Rafli Amar kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (2/7/2011).

Dia menjelaskan, penyidik resmi menetapkan Panji Gumilang sebagai tersangka dan dijerat dengan pasal 263 dan 266 KUHP tentang pemalsuan surat. Panji ditetapkan tersangka berdasarkan hasil penyidikan atas laporan Imam Supriyanto, yang melaporkan adanya tanda tangan palsu dalam surat pengunduran dirinya.

“Ini kan jelas terkait dugaan pemalsuan akta otentik sebagaimana dilaporkan Imam Supriyanto, dimana dia merasa bahwa ada surat pengunduran dirinya yang sebenarnya tidak dia tanda tangani. Oleh karena itu ini ada dugaan pemalsuan tanda tangan yangbersangkutan,” beber Boy.

Untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut, jelas Boy, hari Senin (4/7) pekan depan, penyidik menjadwalkan akan memeriksa Panji Gumilang sebagai tersangka. Selain Panji, penyidik juga akan memeriksa salah satu staff Panji Gumilang yaitu berinisial AH.

Sementara terkait dugaan makar, Boy menjelaskan, bahwa saat ini belum ada pengembangan pemeriksaan sampai ke arah sana. Namun Boy tidak menampik dugaan itu bisa juga ikut dikembangkan jika memang ada alat bukti yang mendukung.

“Saat ini penyidik masih fokus terhadap perkara pokoknya, nanti apakah ada dugaan makar, alat bukti, nanti akan dikembangkan lebih jauh lagi,” pungkas Boy

Kita tunggu saja apakah polisi punya keberanian mengungkap semuanya?[muslimdaily.net/bbs]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: