Oleh: antimurtad | Juni 18, 2011

Pengalamanku Bertemu Syaikh Usamah bin Ladin

Jum’at, 27 November 2009 redaksi arrahmah pernah menurunkan tulisan berjudul “Pengalamanku bertemu Syekh Usamah bin Ladin”. Tulisan tersebut merupakan kisah seorang ikhwan yang berjihad di bumi Afghanistan dan mendapatkan kesempatan langka bertemu langsung dan bertatap muka dengan Syekh Usamah bin Ladin. Kini, tulisan tersebut kami turunkan kembali secara lengkap untuk mengetahui (dari orang yang benar-benar pernah menemui beliau) seperti apa Syekh Usamah bin Ladin ketika berada di bumi jihad ? Bagaimana akhlak dan perilaku beliau ? Apa manhaj beliau ? Berikut penuturannya…!

Baca Lanjutannya…

Oleh: antimurtad | Juni 18, 2011

Alkohol Beri Efek Buruk Pada Memori Otak

Kebiasaan buruk minum-minuman keras dapat mempengaruhi memori dan menurunkan kemampuan manusia untuk mengingat terutama pada mahasiswa, demikian hasil penelitian di Spanyol baru-baru ini.

Menurut hasil yang dipublikasikan dalam jurnal Alcoholism: Clinical & Experimental Research, para peminum mendapatkan skor yang buruk dalam tes mengingat. Tes dilakukan dengan cara mengingat detil sejumlah gambar.
Baca Lanjutannya…

Tulisan ini adalah bagian dari buku yang ditulis oleh Abu Mushab As-suri dari buku yang berjudul Da’wah Al-Muqawwamah Al-islamiyyah, Bab : Hashad Ash-Shahwah Al-Islamiyyah wa At-Tayar Al-jihadi (1930-2002) mengenai kebohongan media barat dalam jihad Afghanistan, berikut fakta yang dibeberkan Syaikh Abu Mus’ab As Suri, semoga bermanfaat buat kaum muslimin: Baca Lanjutannya…

Oleh: antimurtad | Juni 18, 2011

Kebiadaban Densus 88, keterpurukan pemerintah korup

Di tengah hingar bingarnya berita suap, korupsi yang menerpa para petinggi partai Demokrat; Densus 88 kembali mempertontonkan kebiadabannya kepada publik tanah air. Densus 88 menangkap seorang tersangka teroris bernama Untung Budi Susanto (43) pada hari Minggu (12/6) di Bandung. Saat ditangkap, Untung dalam kondisi  sehat.

Namun baru sehari dalam masa interogasi, ia telah meninggal. Selasa (14/6) ia diantar kepada keluarganya oleh Densus 88 dalam peti mayat untuk dikuburkan. Rumahnya dijaga ketat belasan Densus 88 dengan senjata lengkap. Sebagaimana ditulis dalam situs ini, keluarganya juga mendapat ancaman Densus 88 agar tidak melakukan tiga hal; membuka jenazah korban, melaporkan kepada TPM, dan menghubungi media massa. Baca Lanjutannya…

Oleh: antimurtad | Juni 18, 2011

Ketakutan Israel Terhadap Gerakan Sipil Palestina

Pawai oleh ribuan pengungsi Palestina yang mendekati perbatasan Israel, menyebabkan pasukan Israel membunuh lebih selusin pengungsi Palestina. Aksi tanpa senjata yang berlangsung hari Minggu lalu, menjadi ancaman eksistensi Israel di masa depan.

Anak, cucu para pengungsi Palestina, membuat gerakan sipil, yang mengenang kembali pengusiran mereka, saat pembentukan negara Israel berdiri tahun 1948. Mereka memiliki kesadaran yang mendalam tentang pendudukan dan penjajahan Israel, sejak berdirinya negara Israel itu. Baca Lanjutannya…

Akhir-akhir ini ada hal yang beda dari tampilan situs islamlib.commilik Jaringan Islam Liberal (JIL). Tidak seperti biasanya, kini situs yang berdiri tahun 2001 tersebut mulai mencari bantuan dana dengan menampilkan kolom donasi di situsnya.

“Kami menerima sumbangan untuk membantu pendanaan kegiatan-kegiatan JIL,” bunyi kalimat dalam situs JIL. Baca Lanjutannya…

Oleh: antimurtad | Juni 17, 2011

Jadi, Sebenarnya Apa Agama Kartini?

Assalamu’alaykum wr. wb.

Banyak mengatakan dia seorang Theosofi, tapi di satu sisi ia memliki sisi Keislaman.Bukankah Kartini itu seorang muslim dan dia dekat dengan komunitas muslim. Sebenarnya bagaimana agama Kartini?

Syukron jazakalloh khoir, wassalamu’alaykum wr. wb.

Ummu

Jawaban Baca Lanjutannya…

Sama seperti Islam, bahkan tidak mau ketinggalan, dalam waktu dekat akan terselenggara Seminar Akhir Zaman ala Yahudi dengan tema, “Persiapan Pembangunan Bait Allah”. Acara tersebut sedianya akan dilaksanakan pada tanggal 25 Juni 2011 di Kelapa Gading Trade Center Hypermart, Jakarta.

Dalam laman Facebook seminar ini, tujuan dibalik diadakannya acara tersebut memiliki beberapa alasan yang terkait akan nubuwah dalam teologi Yahudi. Baca Lanjutannya…

Di Negara ini melakukan suatu kebaikan belum tentu berbalas kebaikan. Bahkan bisa berujung kepada kematian. Hal ini terjadi pada Sigit Qordhowi (36), warga bilangan Sraten Serengan Surakarta. Pengalamannya menegakkan keamanan wilayah Solo dan sekitarnya agar bebas dari judi dan miras berbuntut kematian.

Warga sekitar mengenalnya sebagai sosok ramah, mudah bergaul, tanggap keadaan, suka membantu warga dan kerap didaulat menjadi imam rawatib di Mushola Suryani didepan rumahnya.

Bukan masalah postur badan besar dan tinggi yang membuat Sigit ditakuti kelompok-kelompok preman ternama di Solo. Namun lebih karena Laskar Hisbahnya yang ia pimpin sering membuat pemilik hiburan malam, para penjudi dan peminum harus kalang kabur jika mereka melakukan aksi sweeping.

Selain prostitusi di daerah Banjarsari dan kristenisasi di Serengan, Solo terkenal dengan bandar judi dan pemasok minuman keras. Meski tersebar luas, wilayah Pasar Kliwon menjadi pusatnya. Seperti ada yang sudah memetakan Solo untuk menjadi seperti demikian.

Sigit dan tim Hisbahnya biasa melakukan aksi sweeping pada malam akhir pekan dan hari-hari di bulan Agustus, dimana bazar 17 Agustus-an yang marak diadakan bercampur kemaksiatan.

Tentu tidak ada yang tak diketahui oleh aparat berwenang mengenai hal ini. Koordinasi selalu didahulukan sebagai bukti taat kepada hukum. Namun sudah menjadi hal yang umum untuk dimaklumi oleh masyarakat luas di Solo. Laporan tentang resahnya masyarakat terhadap perjudian dan minum-minuman keras acapkali hanya sebatas laporan tertulis yang tidak terlalu digubris. Bahkan, warga daerah Pasar Kliwon dan Solo pada umumnya paham betul kegiatan pekat masyarakat ini ada yang membekingi dari banyak oknum aparat. Baca Lanjutannya…

Oleh: antimurtad | Juni 16, 2011

Ideologi Silih Berganti, Mengapa Tak Pilih Islam?

SEBUAH headline menarik datang dari Harian Kompas. Dalam sebuah beritanya, Selasa, (14/06/2011), Kompas menulis judul, “Negara Mengarah Kleptokrasi”. Kesimpulan berita menunjukkan, bahwa bangsa Indonesia mengarah menjadi negara kleptokrasi, yakni negara yang diperintah oleh para pencuri.

Korupsi tak hanya terjadi di lembaga yudikatif, peradilan, tetapi juga ada di legislatif dan eksekutif. Kondisi ini diketahui pemerintah maupun rakyat. Namun, pemerintah tak berhasil mengatasinya. Nilai-nilai kejujuran justru tak mendapatkan simpati, bahkan dimusuhi masyarakat. Baca Lanjutannya…

« Newer Posts - Older Posts »

Kategori